Akhirnya, Misteri Mayat Kondisi Membusuk Ini Terkuak, Siapa dan kenapa Dibunuh? Ini jelasnya..
Inhil, RanahRiau.com- Sebelumnya pada hari Kamis, (9/1/2018), sekira pukul 16.45 WIB, warga Jalan Lancang Kuning Dusun Benua Langkar Desa Sialang Panjang mendadak heboh, karena ditemukan mayat seorang perempuan dalam kondisi sudah membusuk dan mulai rusak.
Menindak lanjuti akan hal itu, Akhirnya Misteri penemuan sesosok mayat perempuan tersebut menemukan titik terang. setelah pelakunya menyerahkan diri kepada Polsek Concong, pada hari Sabtu, 3 Februari 2018, sekira pukul 19.30 WIB.
Korban yang bernama Rohani (60 tahun) perempuan, warga Parit Jujun Desa Karya Tani Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir, ternyata tewas setelah sebelumnya dianiaya oleh ponakannya sendiri, Har (37 tahun) pria, warga Jalan Harapan Kecamatan Tembilahan Hulu, Tersangka yang berprofesi sebagai pandai besi itu, menganiaya korban karena sakit hati tidak diberi pinjaman uang.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP. M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., membenarkan bahwa pihaknya telah menahan pelaku. Penyerahan diri tersangka ini, tidak serta merta terjadi, karena sehari sebelumnya Unit Opsnal sudah melacak dan mencari Har ke tempat persembunyiannya, Senin (05/02/2018).
Kasat membeberkan, berdasarkan pengakuan tersangka menjemput korban, di kediamannya di Parit Jujum Desa Karya Tani Kecamatan Kempas, hari Kamis, 4/1/2018. Sebetulnya niat tersangka adalah untuk meminjam uang kepada keluarga korban, lalu tersangka yang masih punya hubungan keluarga dengan korban mengatakan bahwa korban akan dibawa ke Tembilahan karena ada hal yang akan dibicarakan di sana.
Barulah dalam perjalanan tersangka mengutarakan maksud sebenarnya yaitu hendak meminjam uang kepada korban.
Mendengar hal tersebut, korban menolak dan mendesak tersangka untuk mengantarkan kembali ke rumahnya.
Karena bujukan untuk pinjam uang tidak berhasil, ditambah korban yang terus mendesak untuk dibawa balik, tersangka jadi marah.
Di tempat kejadian peristiwa (TKP) tersangka beralasan minta izin untuk buang air kecil. Teringat akan penolakan korban, tersangka yang terlanjur sakit hati lalu mematahkan batang ubi kayu yang kebetulan ada di tempat tersebut.
Saat korban lengah, tersangka lalu mengayunkan batang ubi ke arah leher sebelah kiri. Korban yang tidam menyangka akan mendapat serangan mendadak langsung tersungkur, namun tersangka kembali memukulkan batang ubi ke leher belakang korban.
Tak puas dengan itu, tersangka lantas mengangkat tubuh korban dan melemparkannya ke dalam parit berserta tas yang dibawanya. Setelah itu tersangka kembali kerumahnya dan kemudian kabur ke Desa Panglima Raja Kecamatan Concong.
Setelah mendapat laporan tentang penemuan mayat seorang perempuan yang diduga korban pembunuhan, Unit Opsnal Sat Reskrim segera melakukan olah TKP dan mendapatkan bukti petunjuk.
Diketahui orang terakhir yang bersama korban adalah Har, Pencarian terhadap tersangka langsung diintensifkan. namun tersangka lebih dahulu kabur.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan diketahui Har berada di Desa Panglima Raja, namun karena kabur ke dalam hutan tersangka sempat tidak ditemukan.
Karena merasa tempat pelariannya sudah diketahui, akhirnya tersangka menyerahkan diri pada Polsek Concong.
Penjemputan kemudian dilakukan langsung oleh Kasat Reskrim AKP. M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., didampingi Kanit Opsnal Sat Reskrim, IPDA Zharfan Edmond, S.Tr.k.
Saat ini tersangka sudah diamankan di Polres Inhil melakukan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Reporter : Yanda


Komentar Via Facebook :