Bupati Inhil Membuka Peluang Investasi Kepada Dunia
Tembilahan, RanahRiau.com- Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memiliki 429.110 hektar hamparan kelapa terbesar di dunia, dengan Festival Kelapa Internasional (FKI), Bupati Inhil HM Wardan membuka peluang Investasi kepada dunia terhadap sektor perkebunan perkelapaan dan lainsebagainya yang ada di Negeri Seribu Parit Hamparan Kelapa Dunia ini.
" Masyarakat ingin stabilitas harga Kelapa, dulu harga kelapa 500 perbutir, 3 tahun terakhir ini harga Kelapa naik hingga 3400 per kg, dan beberapa bulan ini sempat turun hingga 1700 per kg, dan Alhamdulillah hingga hari ini kelapa naik menjadi 2200 per kg, " kata Wardan dalam sambutan Gala Dinner Festival Kelapa Internasional 2017, Tembilahan, Jumat (8/9/2017) malam.
Beberapa alasan di atas yang membuat FKI begitu penting dilaksanakan, oleh karena itu, Kabupaten Inhil akan mendorong perekonomian masyarakat, penanganan hama, pola kemitraan yang saling menguntungkan pelaku usaha dan masyarakat dalam membangun industri perkelapaan.
Ia mengaku, Inhil kini membutuhkan peran dari Pemerintah Pusat dan Provinsi serta pelaku usaha dalam meningkatkan industri kelapa di Riau khususnya di Kabupaten Inhil.
Pasalnya, sekitar 23 persen perkebunan kelapa yang luasnya mencapai 100 ribu hektar kini tengah mengalami kerusakan parah akibat intrusi air laut.
Peran tersebut, selain dengan menanamkan investasi di industri kelapa yang mayoritas diproduksi sebagai kopra ini, masyarakat membutuhkan modal untuk menyelamatkan ancaman intrusi dengan pembangunan Trio Tata Air tanggul, normalisasi kanal dan pintu klap.
" Selama ini masyarakat mengeluhkan ancaman intrusi air laut itu. Kita sudah menemukan caranya, namun banyak masyarakat tidak mempunyai modal yang besar untuk membangun tanggul, pintu klap maupun menormalisasi kanal, " ucap Wardan.(Yan).


Komentar Via Facebook :