Kemenag Riau, Jamaah Haji asal Riau Thawaf wada jelang Kepulangan ke Tanah Air

Kemenag Riau, Jamaah Haji asal Riau Thawaf wada jelang Kepulangan ke Tanah Air

Pekanbaru, RanahRiau.com- Dalam musim haji tahun 2017, jamaah haji riau  Kloter 2 Batam melakukan tawaf wada pada Jumat 8 September 2017 setelah selesai pelaksanaan Armina dan Tawaf Ifadah.

"Menjelang pulang jamaah kloter 2 Batam melakukan tawaf wada dulu, dan sesuai dengan jadwal pemulangan, Kloter 2 Batam akan bertolak dari Jeddah menuju Batam pada Sabtu 09 September 2017 pukul 10.00 WAS," kata Humas Kanwil Kemenag Riau, Musdhalifah di Pekanbaru, Kamis.

Menurut Musdhalifah,  seperti dilaporkan Ketua Kloter 2 BTH, H Suhardi, terkait dengan makin dekatnya waktu kepulangan, maka  ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah sudah menghimbau jamaah untuk melakukan tawaf wada' pada pagi Jum'at.

Atau selambat-lambatnya setelah shalat Ashar semua jamaah sudah melakukan tawaf wada, hal ini untuk menghindari adanya jamaah yang tertinggal jika tawaf wada dilakukan pada shalat Isya.

"Selanjutnya pada pukul 12.00 malam proses pemberangkatan menuju bandara sudah dimulai," katanya.

Sementara terkait dengan persiapan kepulangan jamaah kloter 2 Batam ke Tanah Air,  ia  menjelaskan, barang jamaah (tas besar) sudah mulai ditimbang sejak Rabu pukul 16.00. Tim kloter sudah mengingatkan jamaah agar tidak memasukkan air zam-zam ke dalam koper besar.

Karena berdasarkan laporan sebelumnya, 50 persen jemaah Indonesia yang telah pulang di kloter awal kedapatan menyimpan air zam- zam didalam koper besar.

"Kita juga telah melakukan pengecekan paspor di maktab 59 yang berlokasi di Khalidiyah. Dan untuk kelancaran kepulangan Kloter 2 Batam kita akan melakukan doa bersama usai shalat magrib untuk keselamatan dan kelancaran kepulangan ke tanah air," katanya.

Ia menyebutkan,  jumlah jamaah Kloter 2 Batam sebanyak 444 dan 5 orang petugas, karena salah seorang jamaah wafat di Makkah yakni Supangat Hasan Rifai.

Jamaah yang sakit dirawat di KKHI atau RSAS alhamdulillah tidak ada, hanya beberapa orang agak kurang sehat tetap menjadi pantauan tim kesehatan.

"Ada 3 orang jemaah yang sejak dari Madinah terus dalam pantauan dan perawatan tim kesehatan, yakni Agus Salim Jantan, Sutam Danu dan M Syahril," katanya.

Sementara itu, berdasarkan laporan Ketua Kloter 5 Batam Jefri Eriadi, Jamaah Kloter 05 Batam sejak Rabu (6/9) 2017 pukul  09.00-11.30 WAS telah selesai pengecekan paspor. Jamaah 445 dan 5 orang petugas lengkap dan telah ditetapkan bus yang akan mengangkut jamaah ke Bandara AAMA Jeddah pada 12 September 2017 pukul 02.00 WAS yang dilanjutkan dengan cek paspor di imigrasi bandara, dan pukul 10.00 WAS akan take off menuju Batam.

Sebelumnya pada 9 September 2017 kopor Jamaah sudah di timbang dan dibawa pihak kargo bandara. Pada 10 atau paling lambat ba'da Ashar 11 September 2017 jamaah sudah selesai tawaf wada.

Mengenai kondisi Jamaah, kata Jefri lagi. saat ini ada jamaah yang sakit yakni Dahliana dari Kuansing, Ahmad bin Muhammad Saleh dari Bengkalis dan Rusli Muhammad Gani  juga dari  Bengkalis.

"Kepulangannya menunggu surat dari dokter apakah sudah diizinkan pulang atau akan di tunda (tanazul) dulu  kepulangannya pada kloter selanjutnya," katanya. 

(AntaraRiau.com)
 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :