Parah... Jembatan Penghubung Dua Desa Ini Tidak Diperhatikan Pemerintah Kuansing...
Jembatan penghubung dua desa, antara desa kampung baru koto dan koto inuman menuju ke SMAN. 1 serta rumah godang berbagai suku yang ada di kecamatan inuman sudah sangat memprihatinkan
Kuansing, RanahRiau,com- Khairul yang merupakan Asli putra daerah inuman, asal kampung baru koto, Yang juga termasuk Pemuda aktif di desa Menyampaikan, Seakan akan jembatan ini tidak tersentuh perhatian pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, karena dengan Kondisi jembatan yang sudah semakin parah
"Pemerintah Kabupaten kuantan Singingi supaya dapat menganggarkan untuk pembangunan jembatan tersebut, ataupun juga untuk di renovasi karena kalau dibiarkan akan sangat berbahaya, dapat berpotensi menimbulkan korban jiwa,"tegasnya kepada reporter ranahriau.com, Minggu (16/7/2017).
Jembatan penghubung dua desa tersebut sangatlah penting, Pasalnya, kata dia, selain untuk aktifitas masyarakat, banyak juga pelajar Sekolah yang melintasi, Artinya, masih dijelaskan dia, jika tidak diperbaiki, sudah tentu akses kepentingan sosial kemasyarakatan dan pendidikan menjadi terhambat.
"Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat untuk aktifitas seperti pelajar SMA yang melewati ini, dan juga untuk mengantarkan JENAZAH yang anda di berbagai suku di inuman, seperti suku melayu besar, melayu Muara iki, melayu kecil dan suku padarek, serta jembatan ini sering di lalui oleh masyarakat inuman pada umumnya," Ucap dia.
Dikatakannya, Apalagi jembatan ini juga bertepatan di arena pacu jalur, tepatnya ditepian tigo muaro kecamatan inuman.
"sekarang kita sangat mengharapkan Bantuan dari pemerintah ataupun dari pribadi secepatnya untuk jembatan ini, karena kita punya banyak perwakilan daerah di dapil ini, diantaranya Seperti bapak mustafa salilla, musliadi, adam sarja, mutiara, maspar, asnidar, jepri Antoni, dan banyak lagi yang lain, namun diduga belum ada yang memperjuangkan jembatan ini di renopasi dalam kondisi seperti ini," Sergahnya.(Eki).


Komentar Via Facebook :