Tiga Koalisi Organisasi Dumai, Meminta Bupati Bengkalis Menanggapi Keberadaan RT.09

Tiga Koalisi Organisasi Dumai, Meminta Bupati Bengkalis Menanggapi Keberadaan RT.09

Dumai, RanahRiau.com- Tokoh Masyarakat beserta masyarakat Bukit Seludung dan Tokoh Pemuda Pelintung Keurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai menaruh harapan kepada Bupati Bengkalis Amril Mukminin, untuk menyikapi dan menanggapi atas keberadaan Pengurus RT.09 Desa Tanjung Leban Kecamatan Bukit Batu yang berada di tengah-tengah masyarakat Kota Dumai.

Seratus Tujuh Puluh jiwa masyarakat Bukit Seludung sudah menandatangani pernyataan bahwa menolak untuk masuk menjadi masyarakat Kabupaten Bengkalis, kemudian mengkritisi atas keberadaan Pengurus RT.09 yang hanya memiliki warga lebih kurang hanya 8 KK saja, sehingga menjadi tanda tanya masyarakat, hanya 8 KK namun bisa diadakan Pengurus RT.

Terkait hal ini tiga koalisi organisasi yaitu DPD KNPI, PEKAT IB, Karang Taruna Kota Dumai turun langsung meninjau ke Bukit Seludung datang untuk turut serta membantu masyarakat Bukit Seludung, agar permasalahan adanya Pengurus RT.09 yang membuat kontrofersi antar masyarakat tersebut dapat terselesaikan.

Adanya Pengurus RT.09 tersebut membuat warga Bukit Seludung RT.04 warga Dumai, gelisah, sebab menurut masyarakat, sangat janggal bersebalahan (Tetanggaan) secara kependudukan berbeda wilayah, sebab terkadang membuat iri warga Kota Dumai, ketika bantuan beras dari Pemkab Bengkalis datang, mereka tak mendapat bantuan beras dari Pemko Dumai.

Hal ini ditanggapi Ketua Harian DPD KNPI Kota Dumai Guspian mengatakan," Kami dari KNPI Kota Dumai meminta kepada Bupati Bengkalis Amril Mukminin agar cepat menyikapi dan menanggapi keberadaan Pengurus RT.09 Desa Tanjung Leban yang berada di tengah-tengah masyarakat Kota Dumai" Tegas Guspian.

Dikatakanya lagi ” Kenapa kita meminta cepat ditanggapi permasalahan RT.09 kepada Bupati Bengkalis, sebab kita takut nantinya selalu terjadi konflik antar sesama masyarakat.” Pungkas Guspian Alias Agus Tera Ketua Harian DPD KNPI Kota Dumai.

Disisi lain Ketua Karang Taruna Kota Dumai Yulius Medi turut berperan serta menanggapi adanya pengurus RT.09 tersebut.
" Masyarakat Bukit Seludung sebenarnya tak mempermasalahkan tentang tapal batas, yang menjadi persoalannya adalah keberadaan Pengurus RT.09 Desa Tanjung Leban ditengah-tengah yang mayoritas masyarakatnya adalah penduduk Kota Dumai" Ungkap Yulius Medi Rabu malam 17/05/2017.

Lanjutnya ” Kita sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, karang taruna merasa yakin jika perseolaan ini tidak digubris/ diabaikan oleh kepala daerah Bupati Bengkalis Amril Mukminin, tentu ini akan menjadi konflik yang merugikan masyarakat khususnya dibukit seludung Kota Dumai" Jelas Juliyus Medi lagi.

” Langkah yang paling arif dan bijaksana adalah diminta kepada yang terhormat Bupati Bengkalis Amril Mukminin untuk menarik Pengurus RT.09 Desa Tanjung Leban yang hanya berjumlah 8 kepala keluarga, untuk sesegera mungkin.” Pinta Yulius Medi Ketua Karang Taruna kepada Bupati Bengkalis.

(EraRiau.com)

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :