Sejak 2016 Berharap Kantor Sendiri, PWI Kuansing Kembali Suarakan Aspirasi ke DPRD
Momen silaturahmi Wakil Ketua II DPRD Kuantan Singingi Romi Alfisah Putra, SE., M.Si., ke Sekretariat PWI Kuantan Singingi.
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Harapan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memiliki kantor sendiri kembali disuarakan. Aspirasi yang diperjuangkan sejak 2016 itu disampaikan langsung kepada Wakil Ketua II DPRD Kuansing, Romi Alfisah Putra, SE., M.Si.
Aspirasi tersebut disampaikan saat Romi berkunjung ke Sekretariat PWI Kuansing di Jalan Tugu Timur, kawasan Tepian Narosa, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (9/10/2026) siang.
Kunjungan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog terkait kebutuhan organisasi wartawan dan penguatan komunikasi antara legislatif dan insan pers.
Ketua PWI Kuansing, Desriandi Candra, S.IP., mengatakan, ada dua poin utama yang disampaikan dalam pertemuan itu, yakni perbaikan sekretariat dan harapan kepemilikan kantor sendiri.
Menurut Desriandi, kondisi sekretariat saat ini membutuhkan perhatian serius. Beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan, seperti atap yang bocor, pintu dan kusen yang lapuk, lantai keramik yang rusak, serta plafon di ruangan ibadah yang perlu diperbaiki.
"Perbaikan ini penting untuk menunjang aktivitas organisasi, koordinasi anggota, dan berbagai kegiatan jurnalistik PWI Kuansing," ujar Desriandi.
PWI Kuansing berharap Pemerintah Daerah dan DPRD Kuansing dapat memberikan perhatian melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Menanggapi hal tersebut, Romi Alfisah Putra menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi PWI Kuansing.
Ia menilai keberadaan PWI memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam menyampaikan informasi kegiatan pemerintah kepada masyarakat dan mengangkat aspirasi daerah hingga ke tingkat provinsi dan pusat.
"Hubungan harmonis antara pemerintah, DPRD, dan insan pers harus terus dijaga. Perhatian terhadap PWI, termasuk fasilitas sekretariat dan operasionalnya, perlu kita komunikasikan bersama," kata Romi.
Sebagai bentuk kepedulian awal, Romi secara pribadi memberikan bantuan untuk perbaikan darurat bagian bangunan yang paling membutuhkan penanganan segera. Namun, untuk mewujudkan kantor sendiri, ia menyebut masih memerlukan tindak lanjut melalui proses dan mekanisme resmi.
Selain soal kantor, pertemuan itu juga membahas soal publikasi kegiatan dan kinerja DPRD Kuansing. PWI Kuansing menilai masyarakat membutuhkan informasi yang memadai terkait pelaksanaan tugas dan fungsi wakil rakyat. Karena itu, komunikasi yang lebih terbuka antara DPRD dan wartawan perlu terus ditingkatkan.
Romi pun mengakui pentingnya komunikasi yang intensif dengan insan pers dan tidak harus selalu melalui forum formal.
"Ke depan, kami akan mengupayakan silaturahmi dan komunikasi yang lebih intens lagi, termasuk dalam momen-momen nonformal. Sebab, tidak semua informasi harus didapatkan melalui pertemuan formal," ujarnya.
Ketua PWI Kuansing, Desriandi Candra, mengapresiasi kunjungan dan perhatian yang diberikan Romi. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus terjaga dan membawa dampak positif bagi sinergi antara insan pers, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan di Kuansing.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal komunikasi yang berkelanjutan, baik terkait pemenuhan fasilitas PWI maupun peningkatan keterbukaan informasi kinerja DPRD kepada publik.


Komentar Via Facebook :