Warga Pekanbaru Desak Pemko Tutup Tempat Hiburan Malam Jade Dragon

Warga Pekanbaru Desak Pemko Tutup Tempat Hiburan Malam Jade Dragon

PEKANBARU - Kesabaran warga Pekanbaru akhirnya pecah. Minggu (16/8) malam, ratusan massa menggeruduk dan mengepung Tempat Hiburan Malam (THM) Jade Dragon (JD) di Jalan Riau, persis di depan Mal Ciputra Seraya.

Momennya pas soft opening. Polisi berjaga ketat, suasana tegang, warga nggak mundur selangkah pun. Ini bukan sekadar protes, ini perlawanan. Warga muak kampung Melayu mereka mau dijadikan sarang maksiat terang-terangan di pusat kota.

Di lokasi, massa aksi dengan tegas mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru dan pihak terkait untuk meninjau ulang izin dan legalitas THM Jade Dragon. Warga menilai kehadiran THM itu meresahkan dan mencederai nilai-nilai agama serta adat di Tanah Melayu.

"Kami turun malam ini karena kampung kelahiran kami dijadikan tempat maksiat," ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya dengan nada geram.

Menurutnya, keresahan warga memuncak setelah mendengar kabar soft opening tersebut.

"Jelas kami resah. Tempat ini pasti akan jadi sarang maksiat. Ada minuman keras, laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim bercampur baur, itu sangat dilarang dalam agama Islam. Belum lagi kami menduga ada transaksi-transaksi terlarang lainnya," tegasnya.

Ia menambahkan, keberadaan THM itu juga dinilai tidak peka terhadap lingkungan. "Kami menolak sepenuhnya. Kalau bisa, Tutup! Jika tidak ditutup, jangan salahkan kami jika besok kami turun dengan massa yang jauh lebih besar," ancam warga tersebut.

Tak hanya mendesak Pemko Pekanbaru, warga juga meminta atensi dari Mabes Polri. "Kami apresiasi Bareskrim Mabes Polri yang sudah menutup semua THM dan Gelper di Batam. Sekarang kami minta Bareskrim juga turun ke Pekanbaru. Tutup THM-THM di Pekanbaru, khususnya Jade Dragon ini," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Jade Dragon maupun Pemko Pekanbaru belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga tersebut.

Editor : Eki Maidedi
Sumber : Mahkota Riau
Komentar Via Facebook :