Gaji Berbulan-bulan Tak Cair! Petugas Kebersihan Pasar Lubukjambi Mogok Massal
KUANSING - Pemandangan miris terjadi tepat di Hari Kemerdekaan. Saat seluruh negeri mengibarkan Merah Putih, para petugas kebersihan Pasar Lubuk Jambi justru protes dan mereka kompak mogok massal.
Aksi ini bukan tanpa alasan. Gaji mereka disebut sudah berbulan-bulan belum dibayarkan. Di hari yang seharusnya merdeka, mereka justru terjajah oleh ketidakpastian upah.
Akibat mogoknya para pahlawan kebersihan ini, kondisi Pasar Lubuakjambi pun tak terurus. Sampah menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap, merusak kenyamanan pedagang dan pembeli.
Menyikapi carut-marut ini, Ketua Pemuda Pasar Lubuk Jambi, Araz Sinaga, SH, angkat bicara dengan pernyataan menohok. Ia menyayangkan sikap pihak terkait yang dinilai tutup mata dan tidak profesional dalam mengelola pasar.
"Ini memalukan. Di hari kemerdekaan kita masih melihat petugas kebersihan harus mogok hanya untuk menuntut haknya. Kalau pihak terkait tidak sanggup menjalankan tugas, mundur saja secara teratur," tegas Araz dengan nada keras.
Menurut Araz, persoalan gaji adalah hal yang sangat fundamental dan tidak bisa ditoleransi. Bagaimana mungkin kebersihan pasar mau terjaga jika hak orang yang membersihkannya saja diabaikan.
Ia mendesak pengelola pasar dan dinas terkait untuk segera turun tangan dan menyelesaikan tunggakan gaji tersebut tanpa alasan lagi.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Pasar Lubuk Jambi terkait aksi mogok dan tunggakan gaji tersebut. Camat Kuantan Mudik, Januarisman yang terkonfirmasi belum memberikan jawaban.


Komentar Via Facebook :