Ditekan Aksi Rakyat, Gubernur Kaltim Minta Maaf: Janji Tanggung Biaya Pribadi

Ditekan Aksi Rakyat, Gubernur Kaltim Minta Maaf: Janji Tanggung Biaya Pribadi

Foto: Ist

SAMARINDA, RANAHRIAU.COM- Gelombang protes akhirnya memaksa Rudy Mas'ud menurunkan nada. Gubernur Kalimantan Timur itu menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan berjanji akan menanggung secara pribadi sejumlah pengeluaran yang sebelumnya menuai kontroversi.

Aksi demonstrasi besar yang melibatkan ribuan warga terjadi pada 21 April di depan kantor gubernur di Samarinda. Massa menyoroti penggunaan APBD yang dinilai berlebihan, mulai dari pengadaan akuarium senilai Rp1,2 miliar, kursi pijat Rp125 juta, hingga rencana renovasi rumah jabatan yang mencapai Rp25 miliar.

Merespons tekanan publik, Rudy menyatakan siap mengambil alih pembiayaan yang dipersoalkan sebagai bentuk tanggung jawab.

Di sisi lain, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto turut angkat suara. Ia mengingatkan agar pengelolaan APBD dilakukan secara hati-hati dan sensitif terhadap kondisi masyarakat.

Bima juga menyarankan agar rencana renovasi rumah jabatan senilai Rp25 miliar dikaji ulang, mengingat besarnya sorotan publik terhadap kebijakan tersebut.

Kasus ini menjadi cermin keras: di tengah tuntutan efisiensi dan transparansi, setiap rupiah dari kas daerah kini berada di bawah pengawasan tajam rakyat.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :