PC PMII Pekanbaru Desak Kapolda Riau Copot Kapolres Rohil dan Kasatresnarkoba
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Pekanbaru mendesak Kapolda Riau untuk segera mencopot Kapolres Rokan Hilir (Rohil) beserta Kasatresnarkoba Rohil. Desakan ini disampaikan menyusul dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah Panipahan yang dinilai belum ditangani secara optimal oleh aparat penegak hukum setempat.
Ketua PC PMII Kota Pekanbaru, Muhammad Arsyad, menyebut kondisi di lapangan telah memicu kekhawatiran serius di tengah masyarakat. Ia menilai, situasi tersebut bahkan mendorong warga melakukan aksi langsung terhadap pihak yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.
“Ketika masyarakat sudah turun langsung menghadapi dugaan bandar narkoba, itu menjadi indikator adanya penurunan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan,” ujar Arsyad.
Menurutnya, hingga saat ini penanganan terhadap pihak yang diduga sebagai bandar narkoba di Panipahan belum menunjukkan hasil yang jelas. Hal tersebut, kata dia, menimbulkan pertanyaan di tengah publik terkait efektivitas penegakan hukum di wilayah tersebut.
PC PMII menilai Kapolres Rohil dan Kasatresnarkoba memiliki tanggung jawab atas situasi yang berkembang. Ketidakmampuan dalam menekan peredaran narkoba yang telah meresahkan masyarakat disebut sebagai persoalan serius yang perlu mendapat evaluasi.
Selain itu, organisasi tersebut juga meminta Kapolda Riau untuk mengambil langkah tegas sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan narkotika di daerah.
“Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, kami akan menggelar aksi demonstrasi di Mapolda Riau sebagai bentuk penyampaian aspirasi,” kata Arsyad.
PC PMII Kota Pekanbaru menegaskan akan terus memantau perkembangan penanganan kasus tersebut dan mendorong adanya langkah yang transparan serta akuntabel dari pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir.


Komentar Via Facebook :