Tak Ikut Kerja Bakti, Nyawa Melayang: Brigadir Dua Tewas dianiaya Senior di Polda Kepri

Tak Ikut Kerja Bakti, Nyawa Melayang: Brigadir Dua Tewas dianiaya Senior di Polda Kepri

Sumber: iNews Batam

BATAM, RANAHRIAU.COM- Disiplin berubah jadi teror. Sebuah insiden brutal di tubuh Polda Kepulauan Riau menelan korban jiwa. Brigadir Dua Natanael Simanungkalit dilaporkan tewas setelah dianiaya seniornya pada Senin (13/4/2026), diduga dipicu perkara sepele: tidak ikut kerja bakti.

Informasi awal mengarah pada kekerasan internal yang berujung fatal. Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kepri, Eddwi Kurniyanto, menyatakan penyelidikan masih berjalan. Sebanyak 10 saksi telah diperiksa untuk mengurai kronologi dan memastikan siapa saja yang terlibat dalam insiden yang mencoreng institusi tersebut.

Satu nama sudah ditarik ke garis depan. Bripda AS ditetapkan sebagai pelaku. Status ini membuka pintu proses hukum lebih lanjut, sekaligus menekan Polri untuk membuktikan bahwa kasus ini tidak akan berakhir sebagai “urusan internal” semata.

Sorotan tajam datang dari Komisi Kepolisian Nasional. Komisionernya, Choirul Anam, meminta Polri tak sekadar menuntaskan kasus, tetapi membenahi akar persoalan. Ia menekankan pentingnya membangun sistem pengawasan internal yang lebih kuat dan berkelanjutan agar praktik kekerasan di tubuh aparat tak lagi berulang.

Peristiwa ini kembali menyingkap wajah keras di balik disiplin korps: ketika hierarki berubah menjadi ruang tanpa kontrol, dan “pembinaan” menjelma hukuman fisik. Kini publik menunggu, apakah penegakan hukum akan berjalan transparan dan tuntas, atau kembali terkunci di balik dinding institusi.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :