Silaturahmi Raja Rokan dengan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Menjunjung Marwah dan Tradisi Melayu
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan Melayu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menerima kunjungan silaturahmi rombongan Raja Rokan yang dipimpin langsung oleh Tengku H. Endrial Sultan Mahkota Alam, Raja Rokan ke-XII, di Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Senin (16/03/2026).
Pertemuan ini tidak sekadar kunjungan biasa, melainkan pertemuan dua unsur penting dalam kehidupan masyarakat Riau: kekuatan negara dan warisan adat Melayu yang telah berakar sejak berabad-abad lalu.
Dalam sambutannya, Mayjen Agus Hadi Waluyo menyampaikan rasa hormat dan kebahagiaannya atas kedatangan rombongan Raja Rokan. Ia menegaskan bahwa kerajaan-kerajaan Melayu merupakan bagian dari kearifan lokal yang harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan arus zaman.
“Ini salah satu bentuk kearifan lokal yang harus sama-sama kita jaga agar tidak hilang ditelan masa. Kesadaran kolektif perlu terus dibangun agar generasi muda mengenal sejarah kerajaan Rokan dan warisan budaya Melayu,” ujarnya.
Menurut Pangdam, keberadaan Istana Raja Rokan memiliki nilai sejarah yang tinggi. Selain sebagai warisan budaya, situs tersebut berpotensi menjadi cagar budaya nasional sekaligus destinasi wisata sejarah bagi para pelajar agar mereka tetap ingat akan asal-usul dan perjuangan para leluhur.
Rombongan Raja Rokan dipimpin oleh Tengku H. Endrial Sultan Mahkota Alam selaku Raja Rokan ke-XII. Turut hadir mendampingi di antaranya Prof. Dr. Junaidi Datuk Paduko Junjungan Alam, Jenifra Datuk Rangkayo Marayo, Maspuri Datuk Jalelo Sutan, Muhiban Datuk Majo Setia Nogori, serta Datuk H. Endang Sukarelawan sebagai tokoh masyarakat Riau.
Sementara itu dari jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Pangdam didampingi oleh Kasdam Brigjen TNI Rudi Hermawan, Asintel Kolonel Inf Deki Rayusyah Putra, Asren Kolonel Arh Antonius Andre, Asops Kolonel Inf Rendra, serta Aspers Kolonel Arh Novianto Firmansyah.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Tengku Endrial Sultan Mahkota Alam menyampaikan bahwa tujuan kedatangan rombongan Raja Rokan adalah untuk menjalin komunikasi dan mempererat tali silaturahmi antara lembaga adat dengan institusi negara.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Istana Raja Rokan telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten dan tengah menunggu kajian lebih lanjut untuk diajukan sebagai cagar budaya nasional melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
“Sebagai orang Rokan Hulu, kami sangat berbangga hati Markas Kodam ini menggunakan nama Tuanku Tambusai. Beliau adalah tokoh besar dari tanah Rokan yang menjadi lambang keberanian, perjuangan, dan kehormatan orang Melayu,” ujar Tengku Endrial.
Dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan rencana pemberian gelar adat oleh Raja Rokan kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai sebagai bentuk penghormatan adat Melayu.
Sebagai simbol persaudaraan dan penghormatan, Raja Rokan memasangkan sebilah keris kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai. Prosesi ini sarat makna dalam tradisi Melayu—sebagai lambang kepercayaan, kehormatan, serta pengikat hubungan antara adat dan negara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari Pangdam kepada Raja Rokan dan ditutup dengan foto bersama.
Silaturahmi ini menjadi penanda bahwa di bumi Melayu Riau, adat dan negara berjalan seiring adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah, menjaga marwah sejarah sekaligus menatap masa depan generasi negeri.


Komentar Via Facebook :