Cak Imin Hadiri Perayaan Imlek 2577 di Vihara Avalokitesvara, Tekankan Kepemimpinan Bermoral

Cak Imin Hadiri Perayaan Imlek 2577 di Vihara Avalokitesvara, Tekankan Kepemimpinan Bermoral

Foto: Ist, Sumber : Net

JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Vihara Avalokitesvara, Jakarta Barat, Minggu (15/2/2026).

Dalam kunjungannya, Cak Imin menyapa masyarakat etnis Tionghoa dan menyerahkan bantuan sembako. Ia menyebut perayaan Imlek tahun ini berlangsung di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Menurutnya, laju teknologi yang cepat, ketegangan geopolitik, konflik bersenjata berkepanjangan, krisis pangan dan energi, hingga liberalisme ekonomi telah memengaruhi kehidupan masyarakat di berbagai aspek.

“Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan peradaban tidak selalu berjalan seiring dengan kematangan moral dan kebijaksanaan,” ujar Cak Imin dalam sambutannya.

Ia menilai dunia saat ini menghadapi tantangan dalam mengelola kekuasaan dan kepentingan, yang kerap memunculkan ketegangan akibat egoisme dan hasrat untuk mendominasi.

Karena itu, Cak Imin memandang Imlek Tahun Kuda Api bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga momentum refleksi tentang pentingnya kepemimpinan moral dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Refleksi ini berlaku bagi seluruh rakyat dan para pemimpin dunia, agar kita menempatkan kemanusiaan sebagai kepentingan tertinggi, karena permusuhan dan peperangan hanya membawa penderitaan bagi siapa pun,” katanya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena perayaan Imlek di Indonesia dapat berlangsung secara terbuka. Cak Imin menilai hal tersebut tidak terlepas dari peran Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) melalui Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000 yang mencabut Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat Cina.

PKB, lanjutnya, akan terus merawat perjuangan Gus Dur dalam memperjuangkan kebebasan dan kesetaraan bagi seluruh warga negara.

“Semoga Imlek Tahun Kuda Api ini menjadi momentum bagi para penyelenggara negara, wakil rakyat, dan seluruh elemen bangsa untuk meneguhkan kembali kepemimpinan yang bermoral, berani, dan setia kepada rakyat,” ujarnya.

Usai menyampaikan sambutan, Cak Imin dan Dutavira Sthavira saling bertukar cinderamata. Cak Imin memberikan miniatur Kuda Api, sementara Dutavira Sthavira menyerahkan lampion sebagai simbol perayaan Imlek.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :