Dari Zakat jadi Harapan: Smart Farm Akademi Hadirkan Masa Depan Baru bagi Petani Padang Panjang
Foto: Ist
PADANG PANJANG, RANAHRIAU.COM- Di sebuah balai sederhana milik Kelompok Tani Pinang Balirik, harapan itu resmi ditanam. Selasa (30/12/2025) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama UPZDK Permata Bank Syariah meluncurkan Program Smart Farm Akademi, sebuah ikhtiar nyata menjadikan zakat sebagai jalan perubahan hidup para petani.
Tak hanya sekedar seremoni, peluncuran program ini menjadi simbol hadirnya masa depan baru bagi 20 petani cabai di Padang Panjang Timur.
Penyerahan mesin pompa air secara simbolis menjadi penanda: dari keterbatasan menuju kemandirian, dari bertani tradisional menuju pertanian modern yang berdaya saing.
Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat IZI, Aan Suherlan dalam statemen nya menegaskan bahwa Smart Farm Akademi lahir bukan hanya untuk meningkatkan hasil panen, tetapi juga menumbuhkan harapan dan kebahagiaan.
“Program ini bukan hanya tentang bertani, tapi tentang mengubah hidup.
"Alhamdulillah, Padang Panjang menjadi titik ke-12 dengan total 272 petani binaan yang kini bergerak menuju kemandirian,” ujarnya penuh optimisme.
Harapan yang sama disampaikan Habibullah, Senior Vice President sekaligus Ketua UPZDK Permata Bank Syariah. Ia menekankan bahwa zakat karyawan bukan sekadar disalurkan, tetapi diolah menjadi kekuatan ekonomi umat.
“Kami sudah melihat langsung dampaknya. Dari seorang ibu janda yang memulai dari pekarangan rumah, kini mampu mengelola lahan hingga 15 hektar dan memberdayakan ibu-ibu lain dengan penghasilan sekitar Rp300 ribu per hari. Ini bukti bahwa zakat bisa mengubah nasib,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Padang Panjang pun menyambut baik kehadiran program ini. Kepala Dinas Pertanian, Zetrial, menilai Smart Farm Akademi sebagai energi baru bagi sektor pertanian lokal.
“Kami berharap kelompok tani ini menjadi percontohan. Ilmu dan sarana yang diberikan harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar lahir petani-petani tangguh dan mandiri,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Mardiansyah, Pembina Kelompok Tani Pinang Balirik sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Padang Panjang. Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, menurutnya, kehadiran program ini adalah jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat.
“Di saat anggaran negara diefisienkan, zakat justru hadir sebagai harapan. Terima kasih kepada IZI dan UPZDK Permata Bank Syariah yang telah berpihak pada petani,” tuturnya.
Tak berhenti pada launching, program ini dilanjutkan dengan pelatihan intensif selama dua hari bersama Presiden Smart Farm Akademi, Riyadno.
Para petani dibekali pengetahuan pertanian modern, produktif, dan berkelanjutan—bekal penting untuk menghadapi tantangan zaman.
Lewat Program Smart Farm Akademi, IZI dan UPZDK Permata Bank Syariah kembali menegaskan satu pesan kuat: zakat bukan hanya bantuan, tetapi investasi sosial yang menumbuhkan kemandirian, martabat, dan masa depan petani Indonesia.


Komentar Via Facebook :