Disdik Pekanbaru gelar Seleksi Kepala Sekolah: 4 Tahun Kursi Panas dibiarkan Kosong
Foto: Ist
πΏπ΄πΊπ°π½π±π°ππ, ππ°π½π°π·ππΈπ°π.π²πΎπΌ- πetelah 4 tahun lamanya puluhan sekolah berjalan setengah “auto-pilot” di bawah komando Pelaksana Tugas (Plt), Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru akhirnya buka suara: seleksi kepala sekolah SD dan SMP resmi dipersiapkan untuk mengisi 54 jabatan yang selama ini menggantung tanpa pemimpin definitif.
Data Disdik tahun 2024 mengungkapkan kondisi yang tak main-main: 47 SD dan 7 SMP masih dikendalikan oleh Plt yang merangkap jabatan sebagai wakil kepala sekolah. Situasi yang bagi banyak pihak dianggap memperlambat pengambilan kebijakan strategis di sekolah.
Plt Kadisdik Pekanbaru, Masykur Tarmizi, membenarkan langkah percepatan itu.
“Insyaallah, kita sedang mempersiapkan pelaksanaan seleksi kepala sekolah SD dan SMP di Pekanbaru. Secepatnya akan kita laksanakan,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Menurutnya, kehadiran kepala sekolah definitif akan menjadi penentu stabilitas manajemen sekolah.
Selama ini, Plt yang merangkap dua jabatan kerap terbatas dalam mengambil kebijakan penuh, baik untuk kegiatan belajar mengajar maupun administrasi internal.
"Tentu saja akan lebih baik jika ada kepala sekolah definitif. Semua pengambilan kebijakan ada pada kepala sekolah. Untuk teknisnya nanti kita sampaikan setelah semua persiapan selesai,” tambahnya.
Kekosongan jabatan yang berlarut hingga empat tahun ini disebut terjadi akibat gelombang pensiun dan sejumlah kepala sekolah yang telah wafat, membuat formasi pimpinan tidak terisi tepat waktu.
Dengan dimulainya seleksi ini, publik menunggu: apakah Disdik benar-benar siap menutup bab kelam kekosongan kepemimpinan di puluhan sekolah? Atau sekadar mengulang ritus tahunan tanpa gebrakan ππ’πππ?


Komentar Via Facebook :