Setahun Merengkuh Dunia: Prabowo Perkuat Indonesia di Arena Global

Setahun Merengkuh Dunia: Prabowo Perkuat Indonesia di Arena Global

Hendrianto (jurnalis)

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Setahun telah berlalu. Sejak Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden Indonesia. Dalam pengamatan saya sebagai penulis, periode satu tahun ini bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan babak baru dalam cara Indonesia merangkul dunia. 

Dari posisi sebagai kekuatan regional, Indonesia di bawah Prabowo kini semakin menunjukkan keberanian dan kemandirian dalam diplomasi global.

Prabowo membuka lembaran baru diplomasi Indonesia dengan mengedepankan strategic assertiveness, sebuah sikap diplomasi yang lebih tegas dan terintegrasi dengan keamanan nasional. 

Dalam waktu kurang dari setahun, ia telah melakukan lebih dari 26 kunjungan diplomatik yang menegaskan diversifikasi kemitraan pertahanan serta penguatan kerja sama militer bilateral, terutama dengan negara-negara seperti Rusia dan China. 

Kunjungan dan diplomasi ini menandai pergeseran dari diplomasi yang dulunya lebih fokus pada ekonomi infrastruktur menuju diplomasi pertahanan yang komprehensif. 

Indonesia berperan sebagai poros baru dalam sistem multipolar dunia, menghindari ketergantungan pada satu blok kekuatan dan membangun hubungan simultan dengan banyak negara tanpa kehilangan kedaulatan diplomatiknya. "Ini adalah titik balik yang menegaskan Indonesia sebagai broker of cooperation antar blok global".

Di dalam negeri, pemerintahan Prabowo Subianto berhasil membangun stabilitas ekonomi dan memperkuat tata kelola pemerintahan melalui pengalihan anggaran dari sektor yang rawan korupsi ke belanja produktif. 

Fokus pada perbaikan tata kelola ditandai dengan penindakan tegas terhadap sawit ilegal dan upaya penyelamatan potensi kerugian negara. Diplomasi ekonomi tetap berjalan dengan pencapaian besar seperti kesepakatan dagang Indonesia-UE (IEU-CEPA) yang membuka peluang ekspor baru dan investasi. 

Visi Asta Cita menjadi pemandu pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, dengan menitikberatkan pada pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Di mata dunia, Indonesia semakin dihormati. Prabowo menempatkan Indonesia sebagai negara dengan peran aktif dalam mencari solusi perdamaian dunia dan memperjuangkan isu-isu kemanusiaan, termasuk dukungan nyata untuk kemerdekaan Palestina. 

Kehormatan dan undangan dari berbagai pemimpin dunia semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan sedang yang harus diperhitungkan dalam diplomasi global. 

Pendekatan yang mengedepankan keamanan manusia berdasar nilai Pancasila dan UUD 1945 memberikan fondasi moral dan kedaulatan yang kokoh dalam diplomasi Indonesia.
 
Satu tahun ini merupakan masa konsolidasi arah dan transformasi nasional yang nyata. Pemerintahan Prabowo menunjukkan kerja keras dan pencapaian yang terasa oleh masyarakat luas, terutama dalam membangun rasa aman dan sejahtera. 

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga kredibilitas diplomasi multipolar agar tak terjebak dalam posisi yang kontradiktif di tengah persaingan global yang intens. 

Pemerintahan selanjutnya harus mampu melanjutkan dan mengartikulasikan visi global Indonesia yang mengintegrasikan pertahanan, ekonomi, dan nilai kemanusiaan. 

Dari pengamatan saya, setahun Prabowo merengkuh dunia adalah periode yang menegaskan kebangkitan Indonesia sebagai negara yang mandiri dan dihormati secara global. 

Dengan kombinasi diplomasi tegas, reformasi ekonomi, dan keberanian dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, Prabowo berhasil membawa Indonesia keluar dari bayang-bayang lama menuju posisi yang lebih strategis di panggung dunia. 

Ini adalah awal yang menjanjikan untuk masa depan Indonesia yang lebih berdaulat dan makmur di bawah kepemimpinan yang penuh visi dan aksi nyata. Lanjutkan terus pak presiden. (***) 

Penulis: Hendrianto (penulis merupakan seorang wartawan di Kuantan Singingi, Riau)

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :