SMKN 1 Bangkinang
Polres Kampar Buka Bank Pohon Setia: Investasi Oksigen di Tengah Krisis Udara Riau
Foto: Ist
BANGKINANG, RANAHRIAU.COM- Saat sebagian orang sibuk menimbun harta dan aset dunia, Polres Kampar justru menabung oksigen. Ya, bukan uang yang disimpan, tapi bibit kehidupan. Melalui program visioner bertajuk “Bank Pohon Setia”, ratusan bibit pohon disalurkan sebagai tabungan masa depan — demi udara yang masih bisa dihirup generasi berikutnya. Kali ini, SMKN 1 Bangkinang menjadi “nasabah hijau” terbaru, menerima 120 bibit pohon, Jumat (24/10/2025).
Aksi simbolis penyerahan dilakukan langsung di lokasi Bank Pohon Setia oleh jajaran Satlantas Polres Kampar, dipimpin Ipda Ferry Irawan, didampingi Aiptu Junaydi dan Bripda Ade Novri Ramadani.
Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Investasi Panjang Napas untuk Masa Depan
Dalam sambutannya, Ipda Ferry Irawan menegaskan bahwa program ini bukan proyek musiman yang berhenti di foto seremonial. “Kami berharap 120 bibit pohon ini benar-benar tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekolah. Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi jangka panjang untuk udara bersih dan ruang belajar yang sehat,” ujarnya tegas.
Menurut Ferry, setiap pohon yang ditanam adalah aset hidup — tabungan oksigen di tengah krisis udara dan polusi yang makin merajalela. Program Bank Pohon Setia hadir sebagai jawaban konkret atas apatisme masyarakat terhadap isu lingkungan.
“Menanam satu pohon itu sama saja menanam masa depan anak cucu kita. Ini adalah asuransi kesehatan alami terbaik yang bisa kita wariskan,” tambahnya.
Sekolah Jadi Paru-Paru Mini di Tengah Kota
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Bangkinang, Yusrin, menyambut hangat inisiatif ini. Ia menilai penghijauan sekolah bukan hanya soal estetika, tapi juga bentuk pendidikan moral dan ekologis bagi siswa.
“Kami berkomitmen menjadikan sekolah sebagai paru-paru mini Bangkinang. Pohon-pohon ini akan kami rawat, tumbuhkan, dan jadikan bagian dari proses belajar tentang cinta lingkungan,” ujarnya penuh semangat.
Bagi Yusrin, langkah Polres Kampar ini adalah “pelajaran hidup” yang jauh lebih berharga dari sekadar teori konservasi di buku pelajaran.
Kapolres Kampar: Menanam Pohon Adalah Ibadah Panjang
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Sebayang menegaskan, Bank Pohon Setia bukan proyek pencitraan, tapi bentuk ibadah sosial yang berkelanjutan.
“Kami ingin mengembalikan kesadaran bahwa menjaga alam bukan pilihan, tapi kewajiban. Polres Kampar akan terus menyalurkan bibit ke sekolah, desa, dan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberlanjutan program ini akan menjadi barometer nyata kesadaran lingkungan masyarakat Kampar.
“Langkah ini bukan hanya memperkaya keanekaragaman hayati, tapi juga menegaskan komitmen kami membangun ekosistem hijau, asri, dan nyaman bagi generasi penerus bangsa.”
Di tengah derasnya kabut asap dan hutan gundul, langkah kecil Polres Kampar menanam pohon justru terasa seperti revolusi senyap. Ketika banyak instansi sibuk mencetak baliho bertema lingkungan, mereka mencetak akar dan daun nyata. Mungkin inilah tabungan paling berharga yang bisa diwariskan — oksigen.


Komentar Via Facebook :