Kursi Gerindra Anjlok, GPMPK Desak DPP Copot Erianto dari Kursi Ketua Pasbar

Kursi Gerindra Anjlok, GPMPK Desak DPP Copot Erianto dari Kursi Ketua Pasbar

Foto: Ist

PASAMAN BARAT, RANAHRIAU.COM- Gerakan Mahasiswa Pemantau Kebijakan (GPMPK) Pasaman Barat di bawah pimpinan Muhammad Arsyad kembali melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Erianto selaku Ketua DPC Gerindra Pasaman Barat.

Menurut Arsyad, Erianto gagal menjalankan fungsi konsolidasi internal sekaligus tidak mampu mengerek elektabilitas partai dalam dua momentum penting: Pemilu legislatif dan Pilkada.

“Fakta politik sudah jelas. Pada Pemilu legislatif 2024 lalu, kursi Gerindra di DPRD Pasaman Barat turun drastis dari 7 kursi (2019) menjadi hanya 4 kursi.

"Ini bukti lemahnya strategi politik Erianto dalam membangun basis dukungan rakyat,” tegas Arsyad.

GPMPK juga menyoroti nihilnya kontribusi signifikan Gerindra Pasaman Barat di arena Pilkada.

Alih-alih memperkuat posisi tawar, partai justru dinilai kehilangan peran strategis. “Mesin partai mati suri. Tidak ada kemenangan yang berarti. Ini memperlihatkan lemahnya kepemimpinan di tubuh Gerindra Pasaman Barat,” tambah Arsyad.

Ia menilai, kondisi ini mengakibatkan turunnya kepercayaan publik terhadap Gerindra.

Padahal, partai politik semestinya hadir sebagai wadah aspirasi dan perjuangan rakyat.

“Kami mendesak DPD dan DPP Gerindra segera melakukan evaluasi.

Jika Erianto masih dipertahankan, jangan heran bila Gerindra semakin ditinggalkan rakyat pada Pemilu berikutnya. Kegagalan di Pilkada dan stagnasi di Pileg adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan Erianto sudah tidak layak,” tutup Arsyad.

GPMPK menegaskan, pihaknya akan terus mengawal dinamika politik daerah dan mengingatkan partai agar kembali fokus pada aspirasi masyarakat.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :