Copot Kadishub, Ratusan Masa Aksi Mahasiswa Geruduk ke DPRD Bengkalis

Copot Kadishub, Ratusan Masa Aksi Mahasiswa Geruduk ke DPRD Bengkalis

Mahasiswa Melakukan Aksi Damai ke Kantor DPRD Bengkalis

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Bengkalis (Geram) menggelar aksi damai di depan kantor DPRD Bengkalis dari berbagai perguruan tinggi. 

Dalam aksi itu, mahasiswa dengan tegas menyuarakan ketegasan terkait masalah Roll On Roll Off (Roro) di Bengkalis yang semakin hari semakin parah dengan antrean berjam jam dan kotornya fasilitas di pelabuhan roro.

Yang paling pertama dan utama, mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Geram itu meminta dengan tegas kepada Ketua DPRD Bengkalis dan Bupati Bengkalis Kasmarni, agar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Adi Pranoto di copot. 

"Selain itu, kurangnya pelayanan pemberitahuan atau mempublikasikan informasi terkait jadwal keberangkatan kapal penyebrangan dari Bengkalis ke Sungai Pakning atau sebaliknya," tegas Kordum aksi, Asrul Syahputra, Rabu (3/9/2025). 

Masa aksi Geram, turut menyuarakan terkait abrasi yang terjadi di pulau Bengkalis tepatnya di Desa Prapat Tunggal Kecamatan Bengkalis yang kondisinya semakin menguatirkan.

Foto: Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha Menemui Ratusan Masa Aksi Aliansi Geram

Tak hanya itu, masa aksi meminta agar DPRD Bengkalis mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah dan pusat dengan segera menstabilkan semua harga bahan pokok, dengan melihat kondisi masyarakat Bengkalis sangat susah dan tidak baik baik saja. 

Masa Geram juga meminta kepada Polres Bengkalis agar dalam pemberantasan narkotika tidak memandang bulu. Desakan juga mengarah ke tuntutan kepada DPRD Bengkalis agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didatangkan untuk memeriksa semua pejabat OPD di Bengkalis

Tuntutan terakhir, masa meminta kepada DPRD agar dengan cepat menyelesaikan naskah akademik pembentukan BNNK di Kabupaten Bengkalis

Menyikapi aksi damai itu, ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha hadir menemui masa aksi menyampaikan, fungsi kami di DPRD sebagai pengawasan, Penganggaran dan pembentukan Perda. 

Insya Allah, mengenai 8 tuntutan ini, kami tidak banyak retorika dan berjanji, tetapi kami di DPRD akan memberikan bukti aksi nyata kedepannya. Yang pertama terkait permasalahan roro dan terkait mengevaluasi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bengkalis, karena dinilai tidak tuntasnya dengan pelayanan pelabuhan dan kapal roro. 

"Semua tuntunan aksi Geram akan kami sampaikan kepada Bupati Bengkalis. Beri kami waktu untuk menyelesaikan permasalahan ini," ujar ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha didampingi sejumlah anggota DPRD dihadapan aksi. 

Dalam kesempatan ini, terkait narkotika, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan mengatakan, polres Bengkalis sampai saat ini sudah mengamankan sebanyak 250 Kg narkotika, dan ada 40 orang tersangka sudah di proses dan sudah limpahkan ke Kejari Bengkalis. 

Kapolres juga menerangkan di hadapan aksi, dalam memberantas narkoba perlu mempunyai langkah langkah komprehensif dan extra.Dalam bulan ini pihak Polres Bengkalis melakukan operasi antik, salah satu dalam operasi ini targetnya adalah narkoba. 

"Dari 5 tuntutan masa aksi, Kapolres berkomitmen dan bekerja keras untuk menciptakan Kabupaten Bengkalis yang aman kondusif," ujar Kapolres. 

Selanjutnya, perwakilan masa aksi di ajak masuk ke kantor DPRD untuk berdialog dan diskusi terkait 8 tuntutan yang dikawal dari pihak kepolisian.

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :