Pengabdian masyarakat di Kelurahan Melebung
Kemojo tinggi protein, Upaya tingkatkan Nilai Gizi kuliner tradisional berbasis bahan Lokal
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Kelurahan Melebung memiliki potensi besar dalam pengembangan produk kuliner berbasis bahan lokal yang kaya akan nilai gizi.
Salah satu kuliner yang banyak dikenal adalah kemojo, sebuah kue tradisional yang sudah lama dikenal di daerah ini.
Kemojo terbuat dari campuran tepung beras, kelapa, dan bahan-bahan alami lainnya.
Namun, seiring perkembangan zaman, nilai gizi dari kue ini masih dapat ditingkatkan.
Oleh karena itu, pengembangan kemojo tinggi protein berbasis bahan lokal menjadi langkah yang strategis untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi yang bergizi dan terjangkau.
Penerapan bahan lokal yang memiliki kandungan protein tinggi seperti kacang hijau, tempe, atau kedelai dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kadar protein pada kemojo.
Dengan mengintegrasikan kacang hijau yang dikenal kaya akan protein nabati, kemojo tidak hanya menawarkan cita rasa yang lezat tetapi juga dapat menjadi sumber pangan yang bergizi.
Selain itu, tempe, yang merupakan bahan pangan yang mudah diperoleh dan terjangkau, juga dapat digunakan sebagai tambahan dalam adonan kemojo untuk meningkatkan kandungan proteinnya.

Selain dari sisi gizi, pengembangan kemojo ini juga memberikan nilai tambah dari segi ekonomi, dengan melibatkan petani lokal dalam penyediaan bahan baku seperti kacang hijau dan kedelai, masyarakat Kelurahan Melebung dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat ekonomi lokal.
Selain itu, pengolahan kemojo yang menggunakan bahan-bahan lokal ini bisa menjadi peluang untuk memperkenalkan produk kuliner tradisional Melebung kepada pasar yang lebih luas, baik secara lokal maupun nasional.
Pengembangan kemojo tinggi protein ini juga dapat menjadi bagian dari upaya untuk menjaga keberagaman kuliner tradisional yang ada di Indonesia.
Meningkatkan kualitas gizi kue tradisional sekaligus melestarikan warisan budaya kuliner adalah langkah penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya konsumsi pangan bergizi.
Kegiatan ini beranggotakan : dr. Yulnefia, M.Kes, dr. Mahendra, Sp.B, dr. Arnila Melina, M.K.M, dr. Ami Amelia, M.MRS.
Sedangkan Anggota Mahasiswa terdiri dari : Hayatun Daskia Maranti, Arzita Diandra Diva Fadhilla, Rizka Prasetya Putri Dewi, serta Fatimah Azzahra Rezeki.
Dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan atau riset, pengembangan kemojo tinggi protein berbasis bahan lokal di Kelurahan Melebung akan semakin memperkuat ketahanan pangan dan memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar bagi masyarakat.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan produk makanan sehat yang berbasis pada sumber daya lokal yang melimpah.


Komentar Via Facebook :