Benarkah alasan Penyidikan Polda Riau Bikin DPRD Provinsi Riau Lumpuh Total?
Foto: ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Kasus SPPD Fiktif kini lahirkan fenomena baru di lingkungan kerja Sekretariat DPRD Provinsi Riau, hampir tak ada aktifitas pegawai yang menggunakan komputer hingga saat ini.
Ketika di konfirmasi kepada salah seorang yang tidak ingin identitasnya di tulis. salah seorang staf Sekretariat DPRD Provinsi Riau, terungkap kegiatan administrasi yang menggunakan komputer terhenti sejak pihak Polda Riau menyita seluruh komputer untuk penyidikan.
"Komputer kami disita polisi Pak, katanya untuk penyidikan, makanya sampai hari ini kami tak ada pekerjaan, sampai komputer dikembalikan," kata salah satu staf kepada pewarta RanahRiau.com
Diinformasikan, hampir semua komputer dibawa ke Mapolda Riau oleh penyidik, entah sampai kapan penyidikan tersebut, namun demikian berdampak luar biasa bagi aktifitas administrasi di Gedung Parlemen tersebut.
"Jangan diberitakan pak, nanti kami semakin dipersulit polisi, cukuplah saat ini kami lumpuh sampai mereka kembalikan komputer-komputer tersebut," harap staf tersebut.
Sebagaimana, diungkapkan staf DPRD Provinsi Riau yang saat ini dilanda kerisauan, mengingat banyak urusan administrasi yang mendesak untuk diselesaikan, terlebih dengan transisi anggota DPRD yang baru.
"Jujur saja, banyak kegiatan administrasi yang harus kami lakukan, namun apa daya, tak mungkinlah kami mendesak penyidik kepolisian untuk segera mengembalikan computer tersebut," ungkap sumber .
Kasus SPPD Fiktif yang saat ini tengah didalami penyidik Polda Riau, telah membuat penyidik melakukan sejumlah angkah-langkah antisipatif dalam pendukung penyidikan, sehingga tanpa terasa telah membuat lumpuhnya DPRD Riau.
Di waktu yang berbeda, pewarta coba konfirmasi ke Dirkrimsus Kombes Nasriadi melalui seluler. namun, sampai berita ini di tayang tidak ada jawaban.


Komentar Via Facebook :