Sapma LHMB berikan Keterangan di Kejati Riau, terkait Dugaan Kasus Saluran Air 2,5 M di Pelalawan

Sapma LHMB berikan Keterangan di Kejati Riau, terkait Dugaan Kasus Saluran Air 2,5 M di Pelalawan

Ketua DPP Sapma LHMB Wan Muhammad Afif, SH (Tengah) Sekretaris Wawan Gunawan, ST (Kiri) dan Kabid Penerangan Hafiz Khitami (Kanan)

Sapma LHMB Penuhi Panggilan Kejati Riau Perihal Dugaan Korupsi Pembangunan Saluran Primer Senilai 2,5 Milliar di Pelalawan

PEKANBARU RANAHRIAU.COM- Dewan Pengurus Pusat (DPP) Satuan Pelajar dan Mahasiswa Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (Sapma LHMB) memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Riau.

Adapun  kedatangan Sapma LHMB  guna memberi jawaban dan menerangkan sejumlah bukti atas laporan Dugaan Korupsi Pembangunan Saluran Primer (PSP) yang berada di Kabupaten Pelalawan.

Dalam wawancaranya, Ketua DPP Sapma LHMB Wan Muhammad Afif SH didampingi Sekretaris Wawan Gunawan, ST dan Kabid Penerangan Hafiz Khitami menjelaskan Sapma LHMB telah memenuhi panggilan (wawancara) Kejati Riau.

"Kepada Jaksa kami telah menjelaskan segala bentuk kejanggalan pada pembangunan PSP di Pelalawan, setelah dilakukan uji petik ada pengurangan mutu pekerjaan, dugaan korupsi dilakukan oleh pelaksana dan PUPR Pelalawan," jelas Wan Muhammad Afif, SH, Rabu  (03/07/2024).

Untuk lebih lanjut, Sapma LHMB akan menunggu hasil laporan yang telah di buat, jika terbukti ada pelanggaran Kajati Riau diharapkan  segera memeriksa  dan melakukan proses hukum kepada Pelaksana maupun Dinas PUPR Pelalawan Bidang SDA.

"Kami menunggu hasil dan langkah hukum yang akan di laksanakan Kejati Riau, Sapma LHMB telah menyerahkan semua bentuk bukti dan hasil peninjauan di lapangan, ada gambar visualnya, ada KAK nya, dan catatan-catatan dari tim kumpulkan ketika turun  ke lokasi," sebutnya.

Lanjut Wan Muhammad Afif, SH, Kejati Riau dalam hal ini terlihat serius dalam menuntaskan laporan Sapma LHMB, kemudian Afif meminta Jaksa  transparan dan tim akan mengawal persoalan itu sampai dengan selesai.

"Kami berterima kasih kepada Kejati Riau, yang telah serius dalam menerima laporan Sapma LHMB , kita dan tim akan mengawal persoalan ini hingga usai, Sapma LHMB meminta Kajaksaan transparan,"pungkasnya.

Untuk di ketahui, Pembangunan Saluran Primer tersebut  menelan anggaran negara senilai Rp 2.585.079.084.94 milliar yang bersumber dari APBD Pelalawan tahun 2023.

Adapun Pembangunan Saluran Primer dan Box Saluran berlokasi di Kerinci Barat menuju Sungai Kerinci tahun Anggaran 2023 di Jalan Terusan, Kelurahan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.***red/tim

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :