Laut Menggila

Wisata Pancing Kampung Nelayan Diistirahatkan Hingga Maret

Wisata Pancing Kampung Nelayan Diistirahatkan Hingga Maret

ilustrasi

Tembilahan, RanahRiau.com- Kondisi di laut yang ekstrim akhir-akhir ini membuat Wisata Pancing Kampung Nelayan harus beristirahat hingga bulan Maret mendatang.

''Karena kondisi cuaca yang ekstrim Wisata Pancing Kampung Nelayan yang digagas oleh SMK An-Nur Kuala Selat (Ankasa) harus diistirahatkan, hal inimengingat kondisi laut yang tidak memungkin kan untuk di lakukannya strike mancing,'' jelas Kepala SMK Ankasa Inhil,Dani Sartika MM.

Dikatakannya, karena kondisi yang ekstrim ini, rombongannya yang melakukan perjalanan ke Laut Cina Selatan untuk memancing pada Kamis (9/2/2017) lalu terpaksa menghentikan perjalanan.

''Ombak kuat karena saat ini musim angin utara, rombongan mancing terpaksa pulang karena tali jangkar putus,'' jelasnya.


Untuk musim angin utara seperti saat ini, dijelaskannya Kuala Selat termasuk daerah yang rawan ombak.

''Insha Allah, strike akan kita buka kembali pada bulan Maret mengingat sudah mulai masuk musim angin timur, ombak lebih tenang dan tidak bergelombang,'' lanjutnya.

Selaku penyelenggara ia meminta maaf kepada para pecinta memancing, disaat istirahat ini, ia menuturkan akan membenahi segala sesuatunya.

''Kami mohon maaf kpd pecinta mancing karena kondisi cuaca yang kurang memungkinkan sehingga strike di laut cina selatan di istirahatkn pada waktu yang belum bisa ditentukan. Di samping itu sekolah juga terus membenahi segala kekurangan yang berkaitan denganusaha wisata pancing. Semoga usaha kami ini terus berjalan dan dapat berkembang sehingga menjadi destinasi tujuan wisata bagi penggemar pancing,'' tukas Dani Sartika.

(Go Riau.com)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :