Puskesmas Gunung Toar Diduga Tolak Pasien yang Menggunakan BPJS, Kapus Bilang Begini..!
Kondisi Pasien di klinik Ummi Medical Center
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Pelayanan Puskesmas Gunung Toar dikeluhkan warga. Pasalnya, pihak Puskesmas menolak pasien asal desa Pisang Berebus kecamatan Gunung Toar yang sudah datang ke unit IGD, Minggu 21 Januari 2024.
" Pihak Puskesmas menolak saya untuk menjalani perawatan karena dianggap tidak memiliki indikasi medis. Padahal, kondisi saya sudah lemas," kata Endi Erlian pasien yang ditolak tersebut.
Pasca ditolaknya dari puskesmas, Endi memilih untuk dirawat di salah satu Klinik di kecamatan Gunung Toar, yakni klinik Ummi Medical Center yang ada di Desa Kampung Baru kecamatan Gunung Toar.
" Di klinik ini saya diperlakukan sebagai seorang pasien. Berbeda dengan pelayanan pihak Puskesmas Gunung Toar yang menolak saya untuk dirawat disana," ungkap Endi.
Endi mengaku sangat menyayangkan sikap dari pihak Puskesmas yang telah menolak dirinya sehingga tidak bisa dirawat di fasilitas kesehatan yang dibangun negara itu.
Tidak hanya itu, Endi juga membeberkan bahwa pelayanan kesehatan di Puskesmas Gunung Toar terkesan pilih kasih antara keluarga pejabat dengan masyarakat biasa seperti dirinya.
" Tadi ada Mertua Camat Gunung Toar yang berobat ke Puskesmas, mereka berebut memberikan pelayanan," ungkap Endi dengan nada kesal.
Endi juga berharap pelayanan di Puskesmas Gunung Toar khususnya, dan di Kuansing pada umumnya bisa melayani pasien dengan maksimal meski pasien memakai kartu BPJS.
Diketahui, Bupati kuantan Singingi , H. Suhardiman Amby, sangat gencar mensosialisasikan atau mencanangkan program berobat gratis atau lebih trend disebut UHC. Bupati meminta puskesmas proaktif mendukung percepatan program berobat gratis, dan berkomitmen untuk mencapai UHC lebih cepat dari target.
Terkait hal ini, Pimpinan BLUD UPTD Puskesmas Gunung Toar, Ns.Amidalia , S.Kep ketika dikonfirmasi ranahriau.com Senin (22/1/2024) membantah adanya penolakan terhadap pasien yang datang berobat ke Puskesmas.
Amidalia menegaskan, Puskesmas Gunung Toar sudah melayani pasien sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Bahkan, pasien sudah dilakukan pemeriksaan Klinis. Setelah dilakukan pemeriksaan klinis, hasil Konsultasi dengan dokter jaga diberikan terapi obat kepada pasien.
Setelah petugas memberikan obat kepada pasien, istri pasien tetap ingin di rawat inap, namun dokter jaga mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan klinis yang disampaikan oleh petugas, bahwa pasien belum indikasi untuk di rawat inap.
" Dari hasil Pemeriksaan Klinis, dokter jaga merekomendasikan untuk dilakukan rawat jalan dulu, jika pasien tidak berangsur pulih, maka pasien akan menjalani rawat inap. Jadi, tidak ada penolakan Pasien ya," tutup Amidalia.
Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan kabupaten Kuantan Singingi, Aswandi dikonfirmasi ranahriau.com via WhatsApp, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban.


Komentar Via Facebook :