Disebut Sebagai Pemilik PETI, Oknum APH Angkat Bicara : Jangan Anaknya Dibawa-bawa!
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Informasi yang disampaikan salah eks anggota DPRD Kuansing, Andi Nurbai terkait adanya keterlibatan APH dalam kegiatan Tembang emas Ilegal di Kuansing, semakin hangat diperbincangkan di ruang publik.
Masyarakat tentu bertanya-tanya, siapa sih aparat penegak hukum yang dimaksud mantan anggota DPRD Kuansing itu. Sebab, di akun sosial media milik Andi Nurbai II itu disebut "adanya kegiatan Ilegal Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dilakukan oleh salah Satu Oknum APH."
Kemudian, Andi Nurbai juga menyebut "tidak adanya keperdulian terhadap kegiatan ilegal Penambangan Emas Tanpa Izin dari semua kalangan termasuk Media, apakah pelaku dan pemodal itu kebal hukum? Sehingga tidak ada yang berani menangkap apakah di karenakan mantan APH juga dan sudah di kondisikan," tanya Andi Nurbai
Setelah ditelusuri, ternyata oknum Aparat penegak hukum yang dimaksud Andi Nurbai tersebut berinisial MK. Dari dulu APH berinisial MK tersebut memang sudah booming diperbincangkan bahwa ia yang bermain PETI di Desa Serosa Kecamatan Hulu Kuantan.
Setelah menerima informasi tersebut, ranahriau.com langsung melakukan upaya konfirmasi kepada APH yang ditudingkan tersebut, kemudian ia membantah bahwa tudingan itu tidak benar.
" Tidak benar. Itu yang punya adik abg. Kalau menyebut ibunya Manik, bolehlah. Tapi jangan anaknya dibawa-bawa," kata MK kepada ranahriau.con via telepon seluler Rabu (05/04/2023) sore.
Dirinya mengaku bahwa tidak pernah mengetahui persoalan PETI di lahan kebun sawitnya di Serosa itu. Sebab, sambung dia, kebun tersebut dikelola oleh ibu bersama adiknya.
" bagaimana aku mau mengetahui. Banyak yang mau aku pikirkan. Kebun ku ada disitu, tidak berani aku memupuk. Kenapa ? kalau aku kesitu, apa kejadian nanti pasti aku kenak," ujarnya.
MK pun merasa heran, Kenapa selama ini APH yang dibawa-bawa. "APH begini, APH begitu ada apa. Selama ini pak Abu yang main, tanpa sepengetahuan anaknya yang Polwan, apakah harus kenak anaknya, Kan tidak," ujar MK menandaskan.


Komentar Via Facebook :