Lapor Presiden, Diduga Pejabat di Meranti kangkangi aturan Bukber
MERANTI-RANAHRIAU.COM-Diduga Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau dengan menggelar Buka Bersama (Bukber) di salah satu rumah makan, MC Seafood yang berada dijalan pramuka. Mobil serta sepeda motor plat dinas (Warna Merah) terpampang dan puluhan pejabat memakai baju dinas duduk dengan barisan kursi dan meja disusun panjang, Kamis (30/03/2023).
Padahal, perlu diketahui ini intruksi Presiden tentang larangan bukber khususnya pejabat pemerintahan. "Larangan buka puasa bersama untuk pejabat pemerintah perlu saya sampaikan pertama bahwa Arahan untuk tidak berbuka puasa bersama itu hanya ditujukan untuk internal pemerintah khususnya para Menko para menteri dan kepala lembaga pemerintah non kementerian." Ungkapnya dalam unggahan Video yang beredar dimedia sosial.
Dikatakan, bukan untuk masyarakat umum, sekali lagi, bukan untuk masyarakat umum sambung Jokowi, meski begitu bukan tanpa alasan, Arahan ini perlu saya sampaikan karena begitu banyaknya sorotan masyarakat terhadap kehidupan pejabat-pejabat kita.
Untuk itu saya minta agar jajaran pemerintah menyambut bulan Puasa tahun ini dengan semangat kesederhanaan tidak berlebihan dan anggaran yang biasanya dipakai untuk buka puasa bersama kita alihkan kita isi untuk kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat kita bantu mereka yang lebih membutuhkan pemberian santunan untuk fakir miskin pemberian santunan untuk yatim piatu serta masyarakat yang benar-benar membutuhkan termasuk juga bisa dipakai untuk mengadakan pasar murah bagi masyarakat demikian yang bisa saya sampaikan terima kasih."Tegas Jokowi.
Nah sesuai pernyataan Presiden Jokowi yang melarang pejabat pemerintahan untuk melakukan kegiatan bukber, dengan ragam alasan yang baik untuk kemajuan serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah. Meminimalisir anggaran agar lebih berfaedah. Tentu ini teguran keras untuk pejabat supaya lebih hati-hati lagi dalam wacana kegiatan.
Nyatanya, intruksi presiden RI tersebut dugaan dilanggar oleh Oknum pejabat Meranti, dari pantauan dalam video berdurasi 22 detik tersebut terlihat mobil dinas diduga operasional Kantor Imigrasi, mobil yang berstiker gambar bupati dan timses. Ada juga mobil plat merah belum diketahui dari dinas mana, 2 sepeda motor plat merah serta belasan motor dan 1 unit mobil diduga punya pejabat dan pegawai ASN di Meranti.


Komentar Via Facebook :