Hj. Azlaini Agus Berang! Pemprov Riau Tetap Keluarkan Izin Joker Poker PUB

Hj. Azlaini Agus Berang! Pemprov Riau Tetap Keluarkan Izin Joker Poker PUB

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- "Saya sudah dua kali bicara dengan Pj Wako, beliau menegaskan tidak menerbitkan izin. Ternyata Pemprov DPMPTSP yang mengeluarkan persetujuan." geram Azlaini ketika dihubungi pewarta pada Sabtu (10/12/22) melalui gawai.

Kemarahan wanita yang akrab disapa bunda ini terjadi akibat penolakan masyarakat terhadap Joker Poker PUB di daerah Simpang Panam yang begitu besar tapi JP PUB tersebut tetap saja diberi izin oleh pemerintah dan telah dibuka tadi malam. 

Tokoh Masyarakat, yang juga Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau  (FKPMR), Hj. Azlaini Agus, SH. MH.  menolak keras beroperasinya JP PUB yang berlokasi di daerah Simpang Panam. Selama seminggu terakhir, gelombang protes dari masyarakat setempat  termasuk pengurus-pengurus Masjid dan Forum Gabungan Pondok Pesantren
yang berada di sekitar lokasi, termasuk juga Pengurus MUI setempat, tapi Pemerintah Provinsi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Pemko Pekanbaru dan Aparat Keamanan tetap bersikukuh mengeluarkan izin JP PUB, ketimbang mendengarkan dan memperhatikan aspirasi masyarakat yang menolak adanya tempat hiburan di sekitar tempat tinggal mereka. 

Seharusnya DPMPTSP sebelum memberikan persetujuan harus mempelajari dengan seksama bahwa di lokasi JP PUB tersebut terdapat mesjid, pondok pesantren dan Rumah Tahfiz, dan sangat tidak layak memberikan persetujuan atau perizinan. 

"Benar-benar zalim. Saya mengajak semua tokoh-tokoh masyarakat Riau, alim ulama, para pemangku adat untuk melakukan penolakan besar-besaran terhadap kebijakan Pemprov dan Aparat Keamanan tersebut. Sudah amat sangat keterlaluan, di bumi Melayu yang bersendikan syara' dan kitabullah ini, pemerintah sama sekali tidak memiliki "sensitivitas" terhadap kondisi dan aspirasi warga masyarakat, dan mendukung berdirinya tempat-tempat hiburan yang akan menjadi sentra maksiat." himbau Azlaini.

"Untuk apa jajaran kepolisian mengadakan agenda Jum'at barokah setiap hari Jum'at, jika mereka justru memberikan pelayanan pengamanan tempat-tempat hiburan seperti JP PUB dan tempat hiburan lainnya di bumi Melayu ini. Begitu juga Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru, untuk apa membuat berbagai agenda dakwah seperti sholat Subuh berjemaah, Gubernur setiap saat turun ke mesjid-mesjid dan sebagainya, jika tempat hiburan yang bernuansa maksiat tetap diberikan persetujuan atau izin. Jadi Pemimpin dan Penguasa jangan zalim terhadap rakyat. Jangan mencederai generasi muda yang ingin tumbuh menjadi generasi muda yang sholeh, cerdas dan berguna bagi nusa bangsa di masa yang akan datang. Jangan dirusak generasi muda dengan menyemai dan memupuk tempat2 maksiat. Na'udzubillahi min zaliq." sesal Bunda Azlaini.

Pewarta telah mencoba menghubungi pihak terkait dalam hal ini Pemko Pekanbaru melalui pesan WhatsApp, tapi hingga berita ini diturunkan belum mendapat tanggapan.

 

 

 

Editor : Muhammad Saleh
Komentar Via Facebook :