Januari, Inflasi Riau Diprediksi Capai 1,5 persen
PEKANBARU, RanahRiau.com - Bank Indonesia (BI) memprediksi pada Januari 2017, inflasi di Riau antara 0,5 sampai 1,5%. Dibandingkan Desember 2016 lalu yang hanya 0,23, inflasi di Riau jauh meningkat.
Inflasi pada Januari 2017 kata Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Ismet Inono Jum'at (27/1/17) masih dipengaruhi oleh bahan makanan. Hal ini diperkirakan masih berpengaruh terhadap kondisi cuaca di Riau. Sehingga mengalami sedikit gangguan distribusi.
Hasil survei yang dilakukan BI, ada indikasi tekanan inflasi di beberapa komoditas bahan makanan, seperti daging sapi, ayam potong, bawang, cabai dan beberapa kebutuhan pokok rumah tangga lainnya.
Inflasi lebih disebabkan pada naiknya harga bahan makanan dan kebijakan pemerintah menaikkan beberapa tarief seperti tarief listrik, harga BBM maupun tarief pajak motor.
"Bahan makanan menyumbang inflasi hingga 0,23 persen. Sedangkan kenaikan beberapa tarief karena kebijakan pemerintah hanya menyumbang inflasi sebesar 0,19 persen," terangnya.
Menurutnya, kenaikan beberapa tarief karena kebijakan pemerintah memang tidak menyumbang inflasi yang besar. Namun demikian, jika kenaikan tarief akibat kebijakan pemerintah dilaksanakan saat harga bahan makanan sedang naik, kebijakan pemerintah menaikkan beberapa tarief bisa mendorong kenaikan harga barang lebih tinggi.
(Riauterkini.com)


Komentar Via Facebook :