Hampir Ratusan, Aktivitas PETI di Desa Kotorajo Sangat Meresahkan Masyarakat di Tiga Desa
Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sudah sangat meresahkan masyarakat di tiga desa di Kuansing. Ketiga desa tersebut adalah Desa Lumbok, Danau, dan Desa Kotorajo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Keresahan masyarakat dikarenakan puluhan bahkan hampir ratusan rakit PETI masih tampak bebas beraktivitas di Desa Kotorajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, sehingga mengancam kelangsungan masyarakat untuk bertani padi di Desa Lumbok dan Desa Danau.
Sebab, aliran air limbah PETI yang bercampur lumpur mengalir ke Danau dan saluran Irigasi persawahan kedua desa tersebut, yang dikhawatirkan irigasi akan tersumbat sehingga petani akan kesulitan air untuk menggarap sawah mereka.
Hal itu disampaikan oleh kepala Desa Danau, Yosi, bersama Kepala Desa Kotorajo Nulan, kepada ranahriau.com Ahad (11/9/2022) siang.

Kepala Desa Kotorajo Nulan, mengaku tidak pernah mengizinkan adanya aktivitas PETI di Desanya, namun aktivitas PETI tidak bisa terbendung, sampai-sampai ia dikucilkan oleh masyarakat pelaku PETI.
"Sampai kapanpun saya tidak akan pernah mengizinkan PETI beraktivitas di Desa Kotorajo. Saya minta Polres Kuansing menerjunkan personil ke Kotorajo, karena disini sudah tidak baik-baik saja," ujar Kades Kotorajo, Nulan
"Masyarakat saya sudah kesulitan air bersih untuk mencuci, dan mandi akibat tercemarnya air oleh penambangan emas ilegal ini," ulas Nulan
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Danau, Yosi. Yosi mengaku masyarakatnya sudah sangat resah dengan aktivitas PETI di Desa Kotorajo, sebab dikhawatirkan air lumpur PETI mengalir ke Irigasi persawahan.
"Saya tidak ingin masyarakat petani Desa Danau terancam kesulitan air untuk menggarap sawah mereka. Maka, saya sangat berharap kepada aparat Kepolisian maupun pemerintah daerah supaya bisa menertibkan aktivitas PETI di Desa Kotorajo," tukas Yosi.

Selain Yosi, Kepala Desa Lumbok, Ewer beberapa kali dihubungi ranahriau.com sampai berita ini ditayangkan belum menerima telepon sehingga belum mendapatkan jawaban.


Komentar Via Facebook :