Forkorindo Laporkan Dugaan Korupsi, Kades Sendanu Akan Ikuti Alurnya

Forkorindo Laporkan Dugaan Korupsi, Kades Sendanu Akan Ikuti Alurnya

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Riau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) laporkan dugaan tindak Pidana Korupsi pengunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2020 dan 2021 Desa Sendanu Darul Ikhsan Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti - Riau, Ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Meranti.

MERANTI, RANAHRIAU.COM - Ketua DPD Provinsi Riau LSM Forkorindo, TP. Batubara Menganalisa data temuan ini ada Kejanggalan.

Pasalnya, setelah dilakukan investigasi ternyata ditemukan ketidak sesuaian dengan hasil di lapangan. atas dasar itu, TP Batubara menduga adanya praktik KKN. 

"Setelah melakukan Investigasi sebelumnya dan mempersiapkan Dokumen berkas Forkorindo Bergerak menuju kekantor Kejari sekitar pukul 14:20 WIB membawa Dokumen berkas data laporan Resmi yang diduga adanya desa Terindikasi KKN." Sebutnya, melalui pers rilis media, Kamis (12/05/2022).

Penyerahan laporan Resmi disaksikan awak media dan serah terima laporan resmi dari pihak LSM Forkorindo ke pihak Kejari kabupaten kepulauan meranti sudah ditanda tangani langsung oleh petugas kejari Meranti.
 
"Hari ini Forkorindo Resmi Melaporkan Kepala Desa Sendanu Dahrul Iksan (SDI), banyak temuan kita dilapangan yang sangat mencurigakan, contoh indikasi Korupsi yang kita temukan pada Desa SDI iyalah program Dukungan Pendidikan bagi Siswa Miskin/Berprestasi, kita temukan sangat banyak kenjanggalan," Bebernya.

Ditambahkannya, Sesuai dengan data dari Kementrian, kata TP batubara, ditemukan tidak sesuai dengan data yang diperoleh di lapangan oleh tim Investigasi. 

"Terkait program Dukungan Pendidikan bagi Siswa Miskin atau Berprestasi, tidak sesuai dengan Juknis, dana tidak langsung di berikan kepada Siswa yang menerima, melainkan diberikan kepada Kiai selaku pengelola pesantren, dan saat kita tanyakan nama siswa penerima, pihak desa tidak dapat memberikan data tersebut," Tukasnya.

TP juga menyebut, dari temuan diatas baru hanya satu yang dilaporkan, masih ada sejumlah kasus serupa yang akan di lakukan penelusuran.

"Itu baru saya jelaskan satu Program saja, belum saya kupas semua, kalau kita kupas semua gak selesai sampai besok, jadi di dalam data laporan kita sudah jelas semua, Forkorindo juga akan memberikan tembusannya kepada, Kejati Riau, Kejagung RI cq Jamwas, Kementerian, Bupati dan inspektorat kabupaten Kepulauan Meranti," paparnya.

Maka, disebutkan lagi, Forkorindo resmi laporkan Desa tersebut kepada Kejari, agar semua tidak hanya menduga - duga.

"Biar pihak APH yang membuktikan, Forkorindo tidak pernah bernegosiasi terhadap oknum yang diduga terindikasi KKN," imbuhnya

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kades Sendanu Darul ikhsan (khaidir) berdalih dan menangkis informasi dan tidak membenarkan adanya indikasi di desa yang sedang ia jabati.

"Laporan ini sudah masuk ke Kejari, ya saya ikuti aja alurnya dan proses nantinya, saya akan dipanggil juga, kami sudah siapkan data juga dari Staf desa, kita lihat saja nanti bagaimana, dan kami tinggal menunggu pemangilan saja," Sanggah kades.

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :