Satu DPO, Tiga Pelaku Pencuri Besi dan Kabel Milik PT PHR Berhasil di Ringkus

Satu DPO, Tiga Pelaku Pencuri Besi dan Kabel Milik PT PHR Berhasil di Ringkus

Foto: Press Release di Mapolres Bengkalis

BENGKALIS, RANAHRIAU COM - Polres Bengkalis melalui Tim Opsnal Polsek Mandau Kabupaten Bengkalis melakukan proses penyelidikan karena adanya pengaduan dan laporan dari PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) dengan maraknya terjadi pencurian barang-barang milik PT PHR, seperti besi kabel dan alat-alat lainnya sehingga mengganggu proses produksi.

Dari laporan dengan nomor LP/121/V/2022/RIAU/BKS/SEK-PGR pada 8 Mei 2022, tentang kejahatan tindak kriminal, bahwasanya ada seseorang yang berprofesi sebagai penadah barang yang  berada di Desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan.

Kemudian tim Opsnal Polsek Mandau bergegas cepat dan menangkap tiga orang pelaku (tersangka) berinisial SL, EM dan ES serta barang bukti (BB) berupa Besi Flank 3 Inci dan 1 unit Mobil Pick Up L 300 warna hitam Nopol BK 9249 NB, 1 unit Mobil Colt Diesel Mitsubishi  warna kuning Nopol BM 9390 PU yang berisikan potongan besi ukuran ukuran besar dan kecil (variasi). potongan Seng, potongan pipa air, kabel 1 gulung besar dan 5 gulung kecil dengan berat kurang lebih 10 Kg.

Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko melalui Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi dalam press release menyampaikan, pada 8 Mei 2022, sekira pukul 19.00 WIB, tim melakukan penangkapan terhadap tersangka pertama berinisial ES yang mana beserta kawan-kawannya yang berinisial EM dan SL, yang mana turut diamankan adalah pipa 4 inchi 15 batang dengan panjang 3 meter.

Selanjutnya, dilakukan penggeledahan dan mendapatkan barang-barang sebanyak dua truk yang isinya ada besi, kabel beserta dua alat transportasi yang digunakan oleh pelaku.

Dari hasil interogasi dari tersangka pertama ES menerangkan bahwasanya tersebut dibeli dari tersangka kedua yang datang ke gudangnya dengan harga Rp 6800 perkilo. 

Kemudian, dari ketiga tersangka mengakui bahwa besi besi tersebut diperolehnya dari saudara AR masih DPO, beserta diamankan uang tunai sebesar Rp 5 juta dari hasil penjualan pipa besi tersangka," ungkap AKP Meki Wahyudi, Kamis (12/5/2022). 

Berdasarkan keterangan dari ketiga tersangka ini, tim langsung melakukan pengejaran terhadap DPO yang berinisial AR, di salah di Desa Balam, Kabupaten Rohil. Namun pengejaran tidak berhasil karena tidak berada ditempat. 

Dari keterangan tiga tersangka tersebut, bahwa besi-besi hasil curian ini akan dijual ke Pekanbaru, Provinsi Riau.

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :