Waduh, Oknum Pejabat Kuansing Dirikan Kandang Ayam Berskala Besar di kawasan Hutan Lindung
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Hutan lindung Bukit Batabuh kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, Satu unit bangunan kandang ayam berskala besar ditemukan berdiri kokoh dalam kawasan hutan tersebut.
Pantauan awak media Rabu, (23/3/2022) siang. di lapangan, kandang ayam tersebut dibangun sekitar 900 meter dari lokasi objek wisata Air terjun Guruh gemurai desa Kasang, kecamatan Kuantan mudik.
Bangunan yang diperkirakan telah menelan biaya tidak kurang dari ratusan juta rupiah itu diduga masih ilegal, dan belum mengantongi izin.
Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum awak media, pemilik kandang ayam tersebut merupakan milik oknum pejabat eselon III, inisial S, yang saat ini bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Kuansing.
Sementara itu, Plt Kepala UPT KPH Kabupaten Kuantan Singingi, Abriman saat dikonfirmasi wartawan mengaku mengetahui adanya bangunan tersebut. Bahkan pihaknya telah memanggil langsung pemilik ke Kantor UPT KPH.
"Dah dipanggil ke kantor tu. Dia janji kalau mengganggu atau ada pencemaran akan di bongkar," kata Abriman.
"Jadi gimana lagi, kita bina aja," sambung Abriman.
Ditanya lebih lanjut soal penegakan hukum terhadap pendirian bangunan permanen didalam kawasan hutan lindung tersebut, Abriman berkilah kalau dilakukan penindakan tentu akan berimbas kepada Pemda Kuansing.
"Kalau itu kita tegakkan Pemda juga kena gimana hayo," tutup Abriman.
Perlakuan ini berbanding terbalik jika masyarakat kecil melakukan perusakan dalam kawasan hutan lindung. Jika ketahuan, masyarakat kecil akan berhadapan dengan hukum. Paling tidak bangunan tersebut dirobohkan.
Beberapa waktu yang lalu, Satpol PP Kabupaten Kuansing bersama Forkompincam kuantan mudik telah merobohkan sejumlah bangunan semi permanen yang ada di sepanjang jalan kawasan hutan Lindung bukit Batabuh.
Sementara itu, Kasat Pol PP Kuansing, Erdiansyah dikonfirmasi ranahriau.com mengaku masih mempelajari langkah apa yang akan diambil. Apakah akan dilakukan pembongkaran atau bagaimana nantinya.
"Terimakasih atas infonya. Akan saya pelajari dulu ya Dinda," ujar Erdiansyah menandaskan


Komentar Via Facebook :