Dugaan Kasus Korupsi, Masyarakat Bengkalis Beri Dukungan Papan Bunga Kepada Kajari dan Kasi Pidsus

Dugaan Kasus Korupsi, Masyarakat Bengkalis Beri Dukungan Papan Bunga Kepada Kajari dan Kasi Pidsus

Ucapan Papan Bunga Yang Terpajang di Samping Pintu Masuk Kantor Kejari Bengkalis, Senin (13/9/2021)

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis mendapatkan dukungan berupa kiriman papan ucapan dari masyarakat Bengkalis, dengan menyebutkan "Selamat Bekerja Kajari dan Kasi Pidsus" Silakan Bertugas, Semoga Amanah Penuh Tanggungjawab.

Pantauan RANAHRIAU.COM dilapangan, papan bunga sudah terpajang sekira pukul 09.30 WIB, tepatnya di samping pintu masuk kantor Kejari Bengkalis, Jalan Pertanian, Kabupaten Bengkalis, Senin (13/9/2021). Papan ucapan yang telah terpasang dan terpajang menyebutkan yakni dari Masyarakat Kabupaten Bengkalis

Adapun tulisan (list kasus) yang mengalir tertera di papan bunga yaitu, 

1. Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah KONI
2. Dugaan Kasus Korupsi Proyek Duri Islamic Center (DIC)
3. Dugaan Penyimpangan Dana Desa (DD)
4. Dugaan Korupsi di PDAM
5. Dugaan Penyimpangan Kegiatan Proyek Pengadaan Barang dan Jasa pada Lingkungan Pertamina II Sei.Pakning Kabupaten Bengkalis.

Dari dugaan kasus di atas, semua sudah menjadi konsumsi publik dan menjadi perhatian warga yang melintasi lalu lalang di jalan itu. Selama ini masyarakat Bengkalis mengharapkan atas dugaan kasus tersebut agar di tindaklanjuti dengan cepat, serta masyarakat mendukung penuh dan memberikan dukungan kinerja Kajari dan Kasi Pidsus Bengkalis yang baru.

Dan masyarakat sampai saat ini menjadi tanda tanya, kapan Kajari dan Kasi Pidsus Bengkalis yang baru menindaklanjuti kasus dugaan korupsi yang sudah bergulir yang terjadinya potensi penyimpangan keuangan negara maupun penindakan atas dugaan tindak pidana korupsi dilakukan.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menggelar Konferensi pers diruangan  Kasi Pidsus pada Rabu (28/7/2021) lalu, dengan menetapkan tersangka saudara Dora Yandra selaku mantan ketua Cabor PABBSI Kabupaten Bengkalis. 

Adapun perbuatan tersangka selaku ketua cabor PABBSI, bahwa pada tahun 2019 cabang olahraga PABBSI mendapatkan dana hibah dari KONI Bengkalis yang bersumber dan APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2019 sebesar Rp 326.200.000 (tiga ratus dua puluh enan juta dua ratus ribu rupiah).

Dan pada tahun 2010 yang mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp. 226.846,371 (dua ratus dua puluh enam juta delapan ratus empat puluh enam ribu tiga ratus tujuh puluh satu rupiah) atau sejumlah tersebut, dari kasus dugaan dana hibah korupsi KONI Bengkalis tahun 2019 sebesar 12 miliar.

Dalam keterangan konferensi pers itu, bahwa dana hibah yang telah diterima tersebut dipergunakan tidak sesuai dengan peruntukannya sebagimana mestinya sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), melainkan dana yang telah diterima oleh tersangka dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi. 

Selama 6 bulan berjalan dan telah melakukan pemeriksaan terkait kasus cabor PABBSI di bawah naungan KONI Bengkalis, ada sebanyak 20 orang saksi telah dipanggil. Namun, penetapan tersangka inisial Dora Yandra pada saat itu tidak hadir, dengan alasan yang bersangkutan dalam kondisi sakit.

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :