Masalah Penyelenggaraan Pemilu
Ini Curhat KPU dan Bawaslu Kampar Ke Senator Edwin
BANGKINANG, ranahriau.com - Kunjungan kerja daerah pemilihan (Kundapil) Anggota DPD RI asal Riau, Edwin Pratama Putra, menyambangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kampar, Senin (2/8/21).
Pertemuan pertama Senator muda tersebut mendatangi KPU Kampar dan disambut oleh Ketua KPU Kampar, Maria Aribeni dan jajaran para Komisioner serta pegawai maupun staff dari KPU Kampar.
Dalam pemaparannya, Ketua KPU Kampar Maria Aribeni menjelaskan kondisi internal yang mereka alami. Seperti telah melaksanakan pemuktahiran data pemilih berkelanjutan pada bulan juni lalu.
"Terkait dengan pemilih pemula kami telah melakukan sosialisasi ke beberapa sekolah tingkat SMA. Agenda ini kami laksanakan tanpa adanya anggaran khusus. Atas dasar itulah kami sudah mengajukan permohonan hibah dana dari Pemda," katanya.
Hal lain yang dipaparkan kepada Edwin yakni tentang asuransi (kesehatan dan jiwa) untuk Ketua, Komisioner maupun tenaga tehknis yang hingga saat ini ditanggung masing-masing. Kemudian berharap adanya masa purna bakti bagi Komisioner KPU yang hingga kini belum ada regulasinya.
Pada sesi dialog tanya jawab, masing-masing Komisioner KPU berkesempatan menyampaikan aspirasinya untuk dititipkan kepada Senator Edwin.
"Kami juga ingin menitipkan aspirasi kepada bapak senator, untuk bisa disampaikan dan dibahas bersama Ketua KPU RI, terkait periodisasi masa bakti kami yang dilantik maret 2019 maka berakhir di maret 2024. Sementara tahun 2024 ada dua agenda pesta demokrasi, tentu kita ingin persiapan matang dan tidak ada gangguan-gangguan," ungkap salah seorang Komisioner KPU saat sesi dialog tanya jawab.
Menanggapi hal tersebut, Senator Edwin mengatakan kunjungan ini dalam rangka silaturrahmi secara pribadi semenjak dilantik menjadi anggota DPD sekaligus melaksanakan fungsi dan pengawasan pelaksanaan undang-undang di daerah melalui kunjungan daerah pemilihan.
"Terhadap aspirasi-aspirasi yang disampaikan tadi, tentunya menjadi bahan kita untuk berkoordinasi dengan KPU Pusat. Karena kita memiliki dua agenda besar pada tahun 2024, Pemilu dan Pilkada. Tentu kita tidak ingin ada permasalahan-permasalahan yang berarti untuk pelaksanaannya di tingkat daerah," papar Edwin.
Usai pertemuan, dihari yang sama Edwin bertolak ke kantor Bawaslu Kabupaten Kampar. Dirinya juga disambut langsung oleh Ketua Bawaslu Kampar, Syawir Abdullah dan ditemani jajaran Koordinator masing-masing bidang divisi Bawaslu Kampar.
"Kami mengapresiasi dan bangga atas kedatangan pak edwin, karena beliaulah anggota dewan pertama yang mengunjungi kami pasca dilantik. Kami juga berharap kedepannya terjalin kerjasama yang baik antara lembaga negara," ucap Syawir.
Sementara itu Edwin memberikan pandangannya terhadap posisi Bawaslu, yang mana lembaga penyelenggara Pemilu ini menjadi sorotan masyarakat ketika proses pesta demokrasi sedang berjalan.
"Bawaslu biasanya dilihat saat mau pemilihan saja. Sementara tuntutan publik itu muaranya ke Bawaslu dan KPU. Maka saya ingin persoalan-persoalan yang dihadapi baik KPU dan Bawaslu bisa diselesaikan sebelum dan sesudah menyelenggarakan Pemilu," papar Ediwn. (Nof)


Komentar Via Facebook :