Bupati Kampar Disorot, Proyek Gagal Depan Rumdin Terabaikan

Bupati Kampar Disorot, Proyek Gagal Depan Rumdin Terabaikan

Kepemimpinan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto Disorot masyarakat, Proyek gagal di depan rumdin terabaikan

Hal itu diungkapkan TIM Ivestigasi DPP Badan Advokasi Indonesia (BAI) Ali Halawa di bangkinang kamis 15/7.

KAMPAR, RANAHRIAU.COM - Yang jadi sorotan tersebut antara lain,beberapa kegiatan Proyek yang di duga mangkrak,seperti pembangunan Taman Kota bangkinang,   menggunakan anggaran  anggaran APBD Kampar sebesar Rp 5,533,317,016,39 tahun anggaran 2020 dengan masa pelaksana  180 hari  kerja,
Hingga 2021 ini kegiatan tersebut terhenti begitu saja,alias mangkrak,

Berdasarkan Investigasi TIM DPP (BAI), kegiatan proyek mangkrak dikampar bukan hanya itu saja,termasuk pembangunan Gedung Rumah sakit RSUD Bangkinang yang menggunakan anggaran APBD  Kampar tahun 2019 lalu dengan Nilai pagu Paket sebesar Rp 46.662.000.000.00,
Hingga hari ini pembangunan gedung RSUD tersebut terhenti begitu saja,

Atas dasar hasil investigasi tersebut,pihaknya dari TIM Investigasi DPP Badan Advokasi Indonesia (BAI), melalui jajaran pengurus pusat Dapat kordinasi carut marutnya sistem birokrasi pemerintah daerah kabupaten kampar dibawah kepemimpinan bupati catur sugeng susanto dapat di tindak lanjuti aparat penegak hukum.


Kami dari daerah, besar harapan kami kepada lembaga KPK dan Mabes polri bersama kejakaaan agung,tidak membiarkan hal ini dijadikan monumen  publik,

Kita berharap dimasa kepemimpinan presiden joko widodo, proyek - proyek seperti ini tidak terjadi, ditambah proyek pembangunan itu hanya berjarak 50 meter dari rumah dinas Bupati kampar, secara moral mustahil hal ini tidak diketahui nya,kita menduga ada unsur pembiaran kepala daerah,apalagi dikata dimasa pandemi seperti ini harusnya kepala daerah lebih mengutamakan kesejahteraan rakyat, dibanding bangunan mangkrak seperti ini, kesal nya kepada awak Media.

 

 

Editor : RRMedia
Sumber : Rilis
Komentar Via Facebook :