Dimasa Pandemi Covid-19

Dedi : Alhamdulilah Beternak Ayam KUB Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Dedi : Alhamdulilah Beternak Ayam KUB Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Dedi Herwandy, Seorang Pengusaha Peternak Ayam KUB di Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Pengusaha sekalian beternak ayam kampung Unggul Balitbang (KUB) merupakan jenis ayam kampung dengan galur baru yang menghasilkan budidaya dengan bertujuan untuk meningkatkan produksi telur ayam kampung, agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Bengkalis maupun di luar Kabupaten Bengkalis.

Salah seorang peternak atau pengusaha ayam KUB di Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Dedi Herwandy menuturkan, dengan beternak ayam ini yang memiliki keunggulan, antara lain, mampu bertelur hingga mencapai 160 -180 butir/ekor/tahun, dan masa mengeram berkurang hingga tinggal 10% sehingga ayam cepat bertelur kembali. 

"Selain itu, ayam ini dapat tumbuh lebih cepat dari pada ayam kampung biasa, rasa daging ayam KUB gurih, sebagaimana ayam kampung pada umumnya," terang Dedi kepada RANAHRIAU.COM saat diwawancara, Selasa (13/7/2021), di sela kesibukannya di peternakan.

Dalam pengamatan, Dedi menyebutkan, ayam ini sampai pada umur dua bulan tahan terhadap cuaca panas dan dapat beradaptasi pada daerah lembab, dan pada tingkat kematian pun cuma terjadi dua persen.

Selain mutu dan kualitas ayam serta telurnya, ayam KUB ini juga memiliki keunggulan dari segi perekonomian masyarakat. Jenis usaha yang berkembang adalah pembibitan yang menghasilkan anak ayam yang didukung oleh 6 (enam) unit mesin tetas kapasitas 1000 butir per unit. Dan 3 (tiga) unitnya lagi berkapasitas 100 butir telur permesin tetas.

"Alhamdulilah, di masa pandemi Covid-19, ayam kita ini terus meningkat dan costumer yang setiap harinya order ke saya, baik itu telur, anak ayam, maupun mesin tetas," tutur Dedi yang juga salah seorang ketua yayasan di salah satu sekolah di Sungai Pakning.

Menurutnya lagi, lanjut Dedi, untuk memelihara ayam kampung sebetulnya relatif terjangkau dimulai dari anak ayam (DOC) hingga memproduksi DOC kembali. Jika memelihara indukan 30 ekor, akan menghasilkan 20 butir telur perhari, dan mampu menetaskan 100 butir telur setiap minggunya dengan tingkat keberhasilan 90 persen.

Usaha pemenuhan protein hewani sangat berperan penting dalam menyehatkan dan sekaligus menjaga imunitas tubuh seperti saat musim pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

"Peningkatan konsumsi protein hewani asal ternak dapat dimaknai juga sebagai upaya mengoptimalkan pasar domestik yang sekaligus juga merupakan simbol kebangkitan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Peluang usaha sektor peternakan terbilang sangat bagus dan sangat cerah. Usaha peternakan menjadi suatu pilihan usaha beternak hewan ternak yang menjanjikan hingga banyak orang yang tertarik menekuni usaha tersebut. 

"Peluang untuk usaha beternak hewan ternak, peternak masih terbuka lebar serta sangat menguntungkan bagi siapapun," pungkasnya.
 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :