Hadapi Musim Mudik

Organda Riau Cek Kelayakan Operasional 2.281 Angkutan

Organda Riau Cek Kelayakan Operasional 2.281 Angkutan

PEKANBARU, RanahRiau.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau menyatakan, saat ini para pengusaha transportasi sedang melakukan pengecekan 2.281 unit armada bus untuk angkutan mudik Lebaran.

"Kita saat ini sedang membenahi atau mengecek kendaraan-kendaraan angkutan penumpang untuk memfasilitasi masyarakat dalam melakukan tradisi mudik lebaram, dari sebelum dan hingga selesai Lebaran," papar Ketua Organda Provinsi Riau, Muhammad Nasir di Pekanbaru, Senin (23/5/16).

Dia menjelaskan, 2.281 unit angkutan tersebut terdiri dari 20 perusahaan angkutan umum Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) domisili di Riau dengan jumlah armada sebanyak 337 unit dan menyediakan total 6.066 kursi.

Lalu 70 perusahaan angkutan umum Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP) dengan jumlah armada 1.643 unit dan menyediakan total 19.716 tempat duduk bagi penumpang.

Terdapat 31 perusahaan angkutan Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) dengan jumlah 182 unit armada yang menyediakan 1.274 kursi bagi pengguna jasa transportasi darat.

"Sedangkan bagi angkutan umum Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) di daerah ini, terdapat 16 perusahaan dengan 119 unit armada sediakan 833 tempat duduk. Untuk AJDP dan AJAP kendaraan yang digunakan adalah jenis minibus," katanya dikutip Antara.

Meski demikian, ucap Nasri, jumlah tersebut belum termasuk 75 perusahaan angkutan umum AKAP dengan memiliki jumlah armada 1.686 unit dan total 59.010 tempat duduk yang sebagian besar tetap beroperasi setiap hari melewati Sumatera dan Jawa.

Terakhir, terdapat 8 perusahaan angkutan pariwisata dengan jumlah kendaraan disiagakan untuk angkutan mudik Learan sekitar 20 unit armada dan menyediakan 600 kursi penumpang.

"Jadi kita sekarang sedang persiapkan betul-betul armada angkutan dengan jangan sampai kecewakan penumpang atas layanan yang kita berikan, walau kita kalah bersaing dengan angkutan udara," terangnya.

Pada angkutan Lebaran tahun lalu, Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BPRS) Pekanbaru mencatat, peningkatan penumpang mulai terjadi pada H-3 dengan jumlah arus keberangkatan 3.116 orang dengan 372 unit armada atau meningkat sebesar 50 persen dibanding pada H-7.

"Peningkatan penumpang dan kendaraan pada arus keberangkatan cukup signifikan karena Idul Fitri semakin dekat atau bersamaan dengan ditetapkannya hari libur bersama di perkantoran swasta dan pemerintah," papar Kepala Unit Pelaksana Teknis Terminal BPRS Pekanbaru, Bambang Armanto.‎ (Rtc)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :