28 Ton Bawang Merah Ilegal Asal Malaysia Diamankan Lanal Dumai

28 Ton Bawang Merah Ilegal Asal Malaysia Diamankan Lanal Dumai

DUMAI, RanahRiau.com - Tim Patroli Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai mengamankan dua kapal motor mengangkut 28 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen asal Negara Malaysia di dua lokasi perairan berbeda.
         
Komandan LANAL Dumai Letkol Laut (P) Muhammad Risahdi mengatakan, dua kapal bawang, KM Sonia dan KM Terbuk ll diamankan tim patroli setelah mendapat informasi awal dari intel di lapangan.
         
"Dua kapal beserta muatan 28 ton bawang merah tanpa dokumen resmi dan nakhoda serta kru kapal kini diamankan di Pangkalan TNI AL Dumai guna proses lebih lanjut," kata Danlanal kepada pers, Rabu.
         
Dijelaskan, kapal bawang pertama yang diamankan adalah KM Sonia yang berlayar dari Malaysia tujuan Bengkalis dinakhodai Udin bersama 2 kru kapal membawa muatan 20 ton bawang merah tanpa dokumen resmi, Selasa (17/5).
         
KM Sonia pada Selasa 17 Mei kemarin sekitar pukul 13.50 WIB terpantau berada di sekitar perairan Selat Baru Bantan Kabupaten Bengkalis, dan karena mencurigakan lantas dilakukan pengejaran oleh tim patroli LANAL Dumai.
         
"Saat diperiksa, nakhoda tidak dapat menunjukan dokumen resmi muatan dan dokumen berlayar, karena itu dibawa untuk diproses," sebutnya.
         
Kapal kedua, KM Terbuk II dengan nakhoda Alfian bersama dua kru kapal sekitar pukul 20.30 WIB Selasa kemarin dengan muatan 8 ton bawang merah diamankan di perairan Bengkalis karena tidak juga mampu menunjukkan dokumen resmi.
         
Para kru kapal mengaku berangkat dari Batu Pahat Malaysia tujuan Sungai Jangkang dan Sungai Bantan Kabupaten Bengkalis.
         
"Karena tidak memiliki dokumen resmi, diduga melanggar undang undang kepabeanan dan Pelayaran," katanya lagi.
         
Pada 27 April 2016 lalu, sebanyak 67 ton bawang merah merah juga disita oleh tim gabungan Patroli Lanal Dumai, Sea Raider, Kamla Bengkalis dan West Fleet Quick Response (WFQR) I dari dua kapal, KM Usaha Bersama dan KM Indah di perairan Bengkalis.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :