Dihadiri oleh Wakil Walikota Pekanbaru

GM Five Taja diskusi Optimalisasi Ziswaf untuk Ekonomi Umat

GM Five Taja diskusi Optimalisasi Ziswaf untuk Ekonomi Umat

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf), tidak hanya membantu masyarakat miskin, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juka dapat mendorong perekonomian penerima zakat melalui wirausaha.  

Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi dalam diskusi Optimalisasi Islamic Social Finance (Ziswaf) untuk Perekonomian Riau, Rabu (9/12/2020).

"Zakat ini bisa membantu masyarakat agar lebih mandiri," kata Ayat. Selain itu, Ayat juga mengungkapkan, diskusi tersebut adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, badan amil  zakat, dan lembaga amil zakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga atau badan yang menghimpun zakat agar potensi Ziswaf terus meningkat.

Sementara itu, Pimpinan Dompet Dhuafa Riau Ali Bastoni mengatakan, dalam mengelola zakat tak hanya memberikan bantuan, tetapi juga harus dilakukan pemberdayaan. Dikatakannya, kemiskinan berkaitan erat dengan keterbatasan akses sumber saya, dan tak bisa mengelola sumber daya.  

"Itu yang harus kita lakukan. Kita harus memberi etalase program yang lebih kreatif. Kalau hanya menyalurkan saja, tidak perlu lembaga zakat. Itu peran kita dan tantangan lembaga seperti kita," ucapnya.  

Acara diskusi berlangsung dengan lancar dan disiarkan live oleh Ceria TV dan menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker.

 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :