RDP Bersama Senator Riau

Ismafarsi Diberikan Pemahaman Tentang Politik

Ismafarsi Diberikan Pemahaman Tentang Politik

PEKANBARU, RanahRiau.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD/MPR) RI asal Riau Intsiawati Ayus SH MH memberikan pemahaman, tentang bagaimana berpolitik dalam suatu organisasi, kepada ratusan Mahasiswa ISMAFARSI (Ikatan senat mahasiswa farmasi selruh indonesia) dalam rapat dengar pendapat (RDP) di salah satu hotel Pekanbaru.


Mengangkat tema Ideologi, Strategi dan Taktik dalam berpolitik, antusias Mahasiswa/i ilmu kesehatan yang hadir tampak begitu tinggi, saat mendengarkan materi yang disampaikan Senator asal Riau tersebut.

Hal ini dikarenakan, latar belakang pendidikan mereka yang jarang mendapat pengetahuan tentang politik. Namun dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari masing- masing senat farmasi di Indonesia itu turut latur dalam diskusi serta tanya jawab.

Salah seorang peserta, Awan, Mahasiswa asal Universitas Indonesia Timur, bertanya seperti apa strategi maupun taktik agar Ismafarsi lebih dikenal orang banyak.

"Perbanyak jam terbang Ismafarsi itu sendiri. Maka latihan harus selalu dilakukan. Contoh kecil saja latar belakang Farmasi yang tidak jauh dari obat-obatan. Tentu latihan untuk membuat obat yang diperbanyak," jawab Intsiawati.
 

 
Ida Kardiyanti Mahasiswi dari Universitas Kaderbangsa Palembang, bertanya seperti apa cara Ismafarsi lebih eksis lagi kedepannya.

"Gunakan sarana yang ada. Melalui Media cetak, elektronik maupun Media sosial. Publish selalu kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan Ismafarsi. Dan lebih aktif lagi disetiap momen yang ada," jawab Intsiawati.

"Memang tidak ada hubungannya antara Farmasi dengan Politik. Tapi satu hal yang harus diketahui bersama, semua orang selayaknya harus mengerti dan minimal tau apa itu Politik. Karena sepanjang hidup kita, apa yang kita rasakan di Republik ini, merupakan produk hasil dari kompromi Politik," tutupnya.

Informasi yang diperoleh, Ismafarsi sendiri dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVI di Kota Palu. (Nof)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :