103 Warga Kelarik terima BLT, Camat himbau gunakan dana dengan bijak

103 Warga Kelarik terima BLT, Camat himbau gunakan dana dengan bijak

NATUNA, RANAHRIAU.COM- Ditengah  Penanganan wabah COVID-19 di Kabupaten Natuna, hampir semua pemerintah desa disibukkan dengan perubahan ABPDesa, diantaranya ialah perubahan prioritas pengunaan Dana Desa yang diperuntukkan untuk Masyarakat yang terdampak oleh pademi Covid-19, seperti yang dilakukan oleh salah satu desa yang berada di Kecamatan Bunguran Utara yaitu Desa Kelarik, sesuai Peraturan, tahap pertama yang harus dilakukan oleh desa adalah  memverifikasi  nama-nama penerima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara ketat melaui beberapa tahapan dengan menggunakan kriteria yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

 Pencairan Dana Desa Untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), pada 15 Mei 2020 tepatnya hari Jum’at pagi sudah disalurkan oleh Kepala Desa Kelarik Secara Langsung kepada 103 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Gedung pertemuan Desa, Dalam pencairan penerima BLT dipanggil satu per satu, menerima uang tunai sebesar Rp. 600.000 untuk pencairan bulan Mei. Sedangkan pencairan Juni dan Juli akan diinformasikan lebih lanjut. 

Syamsul Bahri, selaku Kepala Desa Kelarik, mengungkapkan, jumlah Dana Desa yang dialokasikan untuk BLT kepada 103 KPM sebesar Rp 185 juta selama tiga bulan secara bertahap, atau -+30 persen sesuai Permendesa Nomor 11 Tahun 2020 dari total Dana Desa yang diterima tahun 2020. “Untuk proses verifikasi lapangan, kami libatkan perangkat desa, RW, RT, termasuk juga Tokoh Masyarakat dilibatkan", ujarnya.

Selanjutnya, verifikasi lapangan tersebut dilaksanakan secara ketat dengan menggunakan kriteria yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Nama-nama calon penerima juga dibahas berjenjang mulai dari tingkat dusun sampai dengan proses Musyawarah Desa (Musdes) dengan melibatkan semua tokoh masyarakat. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir permasalahan yang mungkin timbul dalam penyaluran BLT ini. “Kami yakin pencairan ini sangat transparan dan tepat sasaran. Walaupun ada beberapa protes dari masyarakat, itu karena kurangnya pemahaman masyarakat. Mereka mengira seluruh masyarakat mendapatkan BLT dari Dana Desa, padahal di luar itu ada juga penerima PKH dan bantuan pemerintah lainnya. Setelah kami berikan pemahaman, masyarakat bisa menerima dan bisa memahami,” terang Kades Kelarik.

Pada acara tersebut, Camat Bunguran utara  turut hadir serta  memberikan sambutannya di lokasi penyerahan BLT dan memberikan apresiasi atas gerak cepat yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kelarik bersama unsur lainnya di desa, karena menjadi desa Tercepat kedua di Kecamatan Bunguran Utara yang mencairkan BLT dari Dana Desa. Camat Mardi Hendika menyebut, saat ini hampir semua desa di Kecamatan Bunguran Utara sudah melakukan verifikasi lapangan untuk menilai kelayakan keluarga penerima BLT. Selain itu, sejumlah desa juga tengah menyiapkan dokumen administrasi yang diperlukan untuk melengkapi pencairan BLT.

“Harapannya kepada masyarakat penerima manfaat, dana ini agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi prioritas kebutuhan pokok dan menunjang perekonomian keluarga", ujarnya.
 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :