Mahasiswa diminta patuhi Prosedur yang berlaku
Program Pemulangan Mahasiswa, Misri Hasanto: sah-sah saja
SELATPANJANG, RANAHRIAU.COM- Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie beberapa waktu yang lalu menyampaikan, pihaknya akan membantu pemulangan mahasiswa yang masih berada di Kota Pekanbaru. Rencananya akan dipulangkan pada Senin, 11 Mei 2020 besok.
"Hari Senin nanti mahasiswa yang ada di Kota Pekanbaru akan dipulangkan ke daerahnya masing- masing" terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, DR. Misri Hasanto, M.Kes, juga ikut menangapi pernyataan tersebut, sebagaimana yang disampaikannya dalam wawancara dengan wartawan Ranahriau.com, Ahad (10/05/2020).
Misri mengatakan bahwa kebijakan tersebut sah-sah saja, "rata-rata semua Mahasiswa kepulauan Meranti sudah banyak yang pulang kampung, Namun ada beberapa diantaranya yang masih bertahan dan tetap memilih tinggal dirumah sanak keluarga di Pekanbaru", ujarnya.
Misri juga mengatakan bahwa hal ini sudah lama diantisipasi oleh Mahasiswa itu sendiri, Namun Misri mengaku tetap mengadakan komunikasi dan kordinasi dengan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti (IPMK2M), "selama ini kita sudah dapat banyak info dan kordinasi dengan saudara Guntur selaku ketua Mahasiswa asal Meranti", ungkapnya.
Bagi Mahasiswa Meranti yang mau ikut program pemulangan mahasiswa, Misri mengatakan pihaknya tetap memperlakukan sesuai dengan prosedur yaang berlaku. "Tentunya Mahasiswa yang bersangkutan harus melapor harus melapor dulu ke Pemda Meranti, siapa saja, berapa banyak, di kecamatan mana saja mereka, kapan rencana mau pulang dan lain sebagainya tentu saja diorganisir oleh IPMK2M", sebutnya.
Lebih lanjut untuk prosedur, Mahasiswa Meranti ini akan diperlakukan sebagai ODP, "pasti ada prosedurnya, mereka semua diperlakukan sebagai ODP, ada pemeriksaan dan ada Pemantauan selama 14 hari termasuk didalamnya proses isolasi mandiri, mereka akan diperiksa di Pelabuhan dan dipantau oleh Puskesmas masing-masing, sesuai domisilinya", tegasnya.
Misri juga berpesan agar para mahasiswa dapat mengikuti prosedur dan protokol yaang sudah berlaku, "Ikuti saja Prosedur dan Protokol kesehatan serta jaga kesehatan, cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker jika keluar rumah, hindari kerumunan, dan tetap dirumah saja", pesannya.


Komentar Via Facebook :