Investasi Sektor Hotel dan Penginapan senilai Rp22,5 M Masuk Meranti
ilustrasi
SELATPANJANG, RanahRiau.com - Tercatat jumlah Investasi sektor Perhotelan dan Perumahan di Kabupaten Kepulauan Meranti Sepanjang tahun 2015 lalu sebanyak Rp 22, 505 miliar.
Kepala Bidang Penanaman Modal, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kepulaan Meranti, Afrzal Dharma, Rabu (27/1/16) saat ditemui di ruang kerjanya kerjanya Jalan Dorak, Selatpanjang.
Dia menjelaskan saat ini bisnis perhotelan dan perumahan memang menjadi sektor yang menguntungkan karena tingginya tingkat kunjungan tamu luar daerah maupun warga baru yang berdomisili di Selatpanjang.
"Ada tiga hotel baru yang sudah beroperasi dan sedang tahap pembangunan. Kemudian ada satu perumahan yang juga dalam tahap pembangunan," kata Afrizal.
Berdasarkan data nilai investasi BPMPPT, tiga hotel tersebut adalah Hotel Diva yang sudah beroperas dengan nilai investasi Rp20 miliar, dan Hotel Red - 9 sudah beroperasi dengan nilai investasi Rp1 mliar.
Kemudian Indobaru Graha Meranti Hotel dalam tahap pembangunan sebesar Rp505 juta dan perumahan oleh PT Cahaya Meranti Internasional sebesar Rp1 miliar.
"Memang kita akui jumlah investasi yang masuk sejauh ini belum maksimal. Hal itu dikarenakan masih minimnya sarana dasar di Meranti, baik listrik maupun air bersih," ucapnya yang pernah menjabat sebaga Lurah Batam Kota itu.
Sebagai upaya meningkatkan jumlah penanaman modal di kabupaten paling bungsu di Riau itu, kata Afrizal, Pemerintah Kabupaten (Pamkab) masih melakukan program Free Tax atau pembebasan pajak dalam jangka waktu tertentu bagi investor bar yang menanamkan modalnya.
"Selain Free Tax, kita juga mempermudah mereka (investor) dalam pengurusan izin, bahkan kita bantu hingga tingkat pusat," sebutnya.
Masih berdasarkan data BPMPPT, mulai dari tahun 2010 jumlah nvestasi yang masuk mencapai Rp 851 miliar dan 10.000.000 USS. Jumlah tersebut mulai dari bidang usaha perkebunan, industri tepung sagu, kayu gergajian, perhotelan, perumahan, dan Hutan Tanaman Industri (HTI). (Rtc)


Komentar Via Facebook :