MCCC dan Lazismu berikan Solusi Program Ketahanan pangan dikampung Siaga Covid-19 Binawidya
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Dalam rangka pertemuan tingkat lanjut untuk membahas kesiapan pembentukan RW siaga, MCCC (Muhammadiyah Covid-19 Command Center) dan LazisMU Kota Pekanbaru mengadakan kunjungan ke Perum Griyo Puspito yang beralamat di Jalan Naga Sakti Kelurahan Binawidya, Tampan Pekanbaru, Ahad (26/04/2020).
Dalam pertemuan tersebut, M. Nasir selaku ketua RT 01 RW 08 Kelurahan Binawidya menyampaikan rasa terimakasih atas kerjasama yang diberikan oleh Lazismu Kota Pekanbaru dan MCCC (Muhammadiyah Covid-19 Command Center) dalam program RW Siaga Covid 19, "Memang ada beberapa hal yang menjadi kendala kita dalam menerapkan program RW Siaga ini diantaranya kendala dalam program ketahanan pangan dan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Program Lumbung Pangan Di Kampung Siaga Covid-19 Perumahan Griyo Puspito", ujarnya.
"Selain Protap Preventif Kampung Siaga Covid-19 kita Perkuat Programnya, Kendala kendala lain adalah Kurangnya Tenaga Dalam Menjalankan Program Lumbung Pangan Kampung Covid-19, Nantinya RT 01 Bersama Toko Mu dan Timnya akan Membantu Masalah Kendala Pangan disaat Pendemi Covid-19 ini, Diawali dengan Pendataan Kebutuhan Pangan dari Rumah Ke rumah, Selanjutnya Kita Rekap Kebutuhan Per KK Setiap Bulannya, dari data Base Tadi Kita Bisa Pisahkan Mana Yang Menjadi Keluarga yang Menjadi Donatur dan Yang Menjadi Mustahik ( yang Dibantu* red) sehingga ada Bisa Terlaksana Program Berbagi dan Lumbung Pangan Kampung Siaga Covid-19, Nantinya Warga Saya Mintakan Aktif dalam Kedua Program
Tersebut", Ungkapnya kepada Media.
Menyikapi hal tersebut, Haris Siyanto selaku perwalikan dari MCCC Kota Pekanbaru menyampaikan solusi dari permasalahan yang ad dilapangan, untuk masalah ketersediaan pangan nanti bisa bekerjasama dengan Toko MU dalam menyediakan kebutuhan Masyarakat, selain itu juga perlu adanya kerjasama dalam penghimpunan data warga yang terdampak Corona, Protokol untuk Penyelenggaraan Sholat Tarawih di Musholla, Protokol untuk ODP dan Protokol Penyelenggaraan Jenazah", ujarnya.
Selanjutnya, menurut Haris perlu adanya ketersediaan wastafel atau tempat cuci tangan didepan rumah warga, sebagai upaya penyadaran kepada warga untuk menjaga kebersihan diri.
Dalam kesempatan tersebut disalurkan satu paket peralatan desinfektan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Riau.


Komentar Via Facebook :