IA : Mau Ngapain Ramai-ramai Pejabat Ikut Acara Wako ke Bandung

IA : Mau Ngapain Ramai-ramai Pejabat Ikut Acara Wako ke Bandung

PEKANBARU, RanahRiau.com - Penyematan gelar Doktor yang akan diterima Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT, belakangan mulai menuai banyak kritikan dari lapisan masyarakat. Pasalnya, prosesi sidang promosi gelar yang sedia kala dilaksanakan pada Jum'at 15 Januari 2016, di Jatinangor, Jawa Barat, turut memboyong para Pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru.

Hal tersebut pun ditanggapi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD/MPR) RI asal Riau, Intsiawati Ayus SH MH. Menurut dia, seharusnya Wako Firdaus tidak perlu mengajak para bawahannya secara beramai-ramai, yang nota benenya bertugas untuk melayani urusan masyarakat sehari-hari.

"Mau ngapain ramai-ramai kesana kalau kerjaan di Pekanbaru masih menumpuk. Saya dengar kabarnya Asisten, sampai Camat ada yang dibawa kesana. Kalau mau memberikan apresiasi, ya cukup lewat do'a dan kinerja yang baik, agar Masyarkat menilai kinerja para SKPD Pemko Pekanbaru baik, hasil dari pemimpin yang jenius," ujarnya.

Ketika disinggung mengenai kemungkinan biaya operasional, dari 'tamu' Wako Firdaus yang berangkat ke Bandung, menggunakan biaya pribadi atau APBD, Intsiawati enggan mengomentari lebih jauh. Hanya saja, kata dia, bukan tidak mungkin Wako Firdaus sendiri yang menanggung biaya tersebut.

"Lebih baik biayanya itu digunakan untuk keperluan masyarakat. Satu Rupiah saja, bila dibutuhkan masyarakat tentu sangat bermanfaat. Namun yah sudahlah. Mungkin Itu menjadi kepuasan bagi beliau. Saya pribadi mengucapkan tahniah selamat kepada Pak Firdaus untuk gelar Doktor nya," jelasnya.

Sementara itu, Panglima Rumpun Melayu Bersatu Laskar Hulubalang Melayu Riau (RMB-LHMR) Kota Pekanbaru, Datuk Said Zohrin, menilai tindakan yang dilakukan Wako Firdaus merupakan hal yang mubazir dengan membawa para bawahannya dengan jumlah yang banyak.

"Kalau ada masyarakat hendak mengurus sesuatu ke Kecamatan. Ternyata Camat itu ikut ke acara Pak Fir, tentu ditunda urusannya. Kenapa harus ikut-ikut kesana. Ucapkan aja melalui telepon atau sms sama beliau. Yang penting ada perhatian bawahan kepada atasan," tukasnya. (Nof)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :