Dari Jakarta, Dr.Elviriadi sebut Silvikultur Pemicu Deforestasi

Dari Jakarta, Dr.Elviriadi sebut Silvikultur Pemicu Deforestasi

JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Ada ada saja trik manusia untuk mengekslpoitasi alam ciptaan Tuhan. Salah satunya melalui teknik Silvikultur Intensif (Silin). Dengan teknik silvikultur, asumsinya kualitas dan kuantitas pohon kayu alami bisa meningkat, lalu bisa dibisniskan.

Hal itu terungkap dalam diskusi lepas Pakar Lingkungan Nasional DR.Elviriadi saat menghadiri acara "Festival Iklim" di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Kamis, (3/10/2019).

Melalui pesan Whatsapp dari Jakarta, kepada wartawan ranahriau.com, Elviriadi menjelaskan, silvikultur itu teknik pemuliaan pohon agar berkualitas, tapi kok mau "disembelih" untuk bisnis hutan alam?" Protesnya.

Ketua Departemen Perubahan Iklim Majelis Nasional KAHMI itu menilai, saat ini hutan alam makin berkurang, terjadi kebakaran lahan, banjir. "Jadi yang mendesak itu aksi mitigasi, menurunkan luasan deforestasi, rehabilitasi lahan kritis, dan restorasi gambut. Jangan main main lagi dengan hutan alam, masak udah dibagusin pakai Silvikultur, terus jadi budak kapitalisme global, ini inkonsisten namanya," protes mantan aktivis 98 itu.

Pria yang akrab disapa Bung Elv tersebut berjanji secepatnya akan menemui Menteri Siti Nurbaya untuk memberi tahu hidden agenda  silvikultur yang imperalistis terhadap hutan alam tersisa. "Ya, secepatnya saya kasi tau Siti Nurbaya, hati hati dengan ilmuan sekuler yang diperbudak sistem pengetahuan. Ilmu dan teknologi digunakan untuk mengabsahkan pemusnahan alam, seperti di Riau ada ekohidrologi sebagai kedok eksploitasi gambut," katanya.

Ketua Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah itu menyarankan agar pemerintah memperkuat moratorium dan evaluasi izin bermasalah. "Moratorium itulah kuncinya, kan masih tak jelas itu. Izin izin juga banyak masalah, harus dikoreksi. Tunda dululah nafsu serakah mau berbisnis kayu dengan alasan apapun," pungkas peneliti yang gunduli kepala demi nasib hutan.

Editor : Hafiz
Komentar Via Facebook :