LAMR Kuansing Jemput Ketua IKKS Pekanbaru melalui Prosesi Adat

LAMR Kuansing Jemput Ketua IKKS Pekanbaru melalui Prosesi Adat

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Utusan Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kuantan Singingi menjemput Ketua Umum IKKS Pekanbaru dengan Carano yang berisi kelengkapannya. Rabu (2/9/2019) Sore tadi, di kediaman ketua IKKS dr. Taswin Yakub.

M. Nasir Datuk Laksamano sebagai juru bicara mengharapkan kepada Ketua IKKS untuk datang bersama dengan Tokoh Kuantan Singingi yang ada di Pekanbaru supaya bisa duduk bersama pada perhelatan Pengukuhan Pengurus dan Penabalan Gelar Adat pada hari Rabu, tanggal 9 Oktober mendatang. 

Turut hadir Ketua MKA LAMR Kuansing Pebri Mahmud. "Siriah nan Sacabiak, Pinang nan sadidi (Sehelai sirih, sebuah pinang-red) dihadapan Ketua Unum IKKS Pekanbaru H. Taswin Yakub didampingi Sekretaris Umum Asnaldi untuk menjemput Ketua IKKS beserta Tokoh Kuantan Singingi yang ada di Pekanbaru untuk menghadiri hajatan di kampung halaman. 

"Jauah lah baturuik, dokek lah bahimbau. Kok Kato mintak dijawab, gayuang mintak disambuik, himbau mintak disahuti, jopuik mintak didatangi (Jauh sudah di jenguk, dekat sudah di himbau, kata minta di jawab, gayung mintak disambut, himbau minta disahuti, jemput minta didatangi-red)" ucap Pebri.

Ketua IKKS Pekanbaru dalam sambutannya menyebutkan sangat tersanjung dengan jemputan ini, Kami akan sampaikan dan ajak tokoh tokoh Kuansing yang ada di Pekanbaru untuk menghadiri Helat Adat ini, semoga ini bisa menjadi tali pemersatu dan memeperkokoh nilai nilai adat di sendi kehidupan masyarakat Kuansing ujarnya.

Sebelum minta izin pulang Datuk Laksamano meminta kepada Ketua IKKS dan Cendekiawan Kuantan Singingi yang ada di Pekanbaru, bantu dan dukung kami dalam mengokohkan adat dan Lembaga.

"Kok Siang jadikan tungkek, kok malam jadikan bantal, kok condong mintak ditungkek, kok sentiang mintak dibilai (Kalau siang jadikan tongkat, malam jadikan bantal (artinya jangan dilupakan, diingat siang dan malam), condong mintak ditungkek, sentiang minta dibilai maksudnya diminta dukungan, masukan dan saran-red)".

Editor : Eki Maidedi
Sumber : Rilis
Komentar Via Facebook :