Bahas Karhutla dan Kabut Asap

Menkopolhukam Minta Kepala Daerah Tidak Main-main Tindak Pelaku Pembakaran

Menkopolhukam Minta Kepala Daerah Tidak Main-main Tindak Pelaku Pembakaran

JAKARTA, RanahRiau.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Bincar Panjaitan memimpin rapat koordinasi penanggulangan kabut asap. Menko minta kepala daerah tidak main-main untuk menindak para pelaku dan koorporasi yang terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.

"Saya minta kepala daerah tidak bermain-main dalam menindak pelaku dan perusahaan yang membakar hutan dan lahan," kata Luhut dalam rapat koordinasi penanggulangan kabut Asap di Riau dan daerah-daerah lain.

Luhut juga menambahkan, kepala daerah menindak tegas para pelaku dan koorporasi dengan tidak ada keragu-raguan. "Jadi kepala daerah tidak bisa bermain-main lagi, karena sudah tidak zamannya karena ini terkait kewibawaan negara," ungkapnya.

Sementara itu Plt Gubri Andi Rachman dalam rapat tersebut memaparkan Hotspot yang terjadi di Riau. Dan perbandingan Karhutlah di Riau serta adanya kabut asap yang banyak dari Selatan sehingga titik pandang 700 meter.

"Kami sudah menetapkan bencana darurat kabut asap dan mendirikan posko-posko di Pekanbaru dan kabupaten/kota di Riau dan posko kesehatan," katanya.

Tambah politisi Golkar itu, penetapan darurat asap berdasarkan ISPU yang sudah membahayakan. "Harapan kami, dari sisi kesehatan Riau sangat membutuhkan masker dan helikopter dari Riau jangan ditarik dulu," katanya.

Lebih jauh Andi Rachman mengaku, kalau titik api atau hotspot di Riau sudah jauh berkurang bila dibandingkan hari sebelumnya.

"Titik hotspot di Riau sampai saat ini jauh menurun, tapi kita tetap mengharapkan bantuan pemerintah dalam menanggulangi kabut asap," sebutnya.

Dalam rapat tersebut juga dihadiri Kemenhut-LH Siti Nurbaya, Panglima TNI Gatot Nurmantio, Kapolri Badrudin Haiti dan gubernur sejumlah provinsi. Seperti Jambi, Sumsel dan Kalimantan. (Rtc)

Editor : Hafiz
Komentar Via Facebook :