Kepala Sekolah ambil keputusan sepihak, Sejumlah murid batal berobat
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM – Sejumlah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 153 Pekanbaru mendapatkan perawatan di layanan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dikarenakan mengalami sesak nafas, muntah, batuk hingga flu. “Ada sekitar 20 murid yang mendapatkan perawatan, empat lainnya mengalami muntah-muntah dan penanganannya kita berikan balsem, air hangat dan minyak kayu putih. Dan empat anak perlu mendapatkan perawatan,” Sebut pembina UKS, Roza Selasa (10/09/2019).
Roza menambahkan pada saat pukul 10.00 WIB, pihak sekolah mendapatkan surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru untuk memulangkan anak murid lebih awal dikarenakan kondisi udara di Pekanbaru yang semakin memburuk. “Sebelumnya akan kita bawa kerumah sakit, namun sudah dapat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru untuk memulangkan anak murid,” Jelasnya kembali.
Sementara itu tim dari yayasan Abdurab yang ingin membantu anak-anak yang terkena gangguan kesehatan terhalang oleh Kepala Sekolah SDN 153 hal ini disampaikan oleh Hubungan Masyarakat (Humas) Yayasan Universitas Abdurab, Suci. Menurut Suci, sekitar 20 anak tersebut akan dibawa ke klinik ISPA gratis Universitas Abdurab. “Sayang sekali, semua tim Abdurrab sudah siap. Termasuk supir untuk menjemput anak-anak korban asap di SDN 153, tapi begitu sampai Kepala Sekolah berubah pikiran", ujarnya.
karena keputusan secara sepihak tersebut, Suci mengaku kecewa, pasalnya sebelum para murid akan dijemput pada pagi hari, malam harinya sudah ada komunikasi antara kedua belah pihak. “Info dari guru tadi malam sudah ok, lalu tiba-tiba pagi ini Kepala Sekolah hubungi rekan-rekan Kepala Sekolah lain. Dan kemudian secara sepihak membatalkan, padahal Kami sudah standbye di sekolah", ungkapnya.
Sementara itu Ketua Ombudsman Riau, Ahmad Fitri juga memberikan komentar atas kejadian tersebut, ketika dikonfirmasi via telepon oleh wartawan ranahriau.com, Ahmad Fitri, menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta konfirmasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Mendengarkan permasalahan ini, Ketua Ombudsman Riau pun ikut memberikan komentar, "Terkait masalah ini saya baru telepon Kadis Pendidikan Pekanbaru Pak Jamal. Kepal Dinas belum mengetahui peristiwa ini dan akan segera berkoordinasi dengan kepala sekolah yang bersangkutan", jelasnya.


Komentar Via Facebook :