Jelang Pilkada 2020

PDIP Buka Penjaringan Bacalon Kepala Daerah Se-Riau

PDIP Buka Penjaringan Bacalon Kepala Daerah Se-Riau

Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Provinsi Riau buka penjaringan bakal calon kepala daerah se-Riau.

Jumpa Pers ini dihadiri Syafaruddin Poti (Ketua Tim Penjaringan), Hj. Mimi Lutmila, (Wakil ketua DPD PDIP), Ida Bagiawati (Sekretaris Panitia Penjaringan), Hendriko NK (Wakil ketua Tim Penjaringan) Rudinal Batubara (Wakil ketua tim Penjaringan).

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Menjelang pemilihan kepala daerah serentak, DPD PDIP Provinsi Riau membuka penjaringan bakal calon kepala daerah untuk semua masyarakat yang berminat maju dalam Pilkada tahun 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Tim penjaringan bakal calon kepala daerah DPD PDIP Provinsi Riau, Syafaruddin Poti, dihadapan ranahriau.com, Selasa, (10/9/2019) di Sekretariat PDIP Provinsi Riau.

"Disini perlu kita sampaikan kepada seluruh masyarakat riau, bagi yang berminat untuk mencalonkan dirinya maju dalam bursa kepala daerah melalui PDIP, kami sudah membuka pendaftaran," Sebutnya.

Poti juga menginformasikan, Proses pendaftaran diberi waktu selama 11 hari, selanjutnya akan dilakukan tahapan berikutnya, antara lain adalah Fit and Propertest. 

Masih dijelaskan poti, cepatnya waktu yang diberikan dalam pendaftaran, ini dimaksudkan agar dapat mempersiapkan administrasi dengan matang, sehingga tidak ada kesan terburu buru.

"Jadi diberi waktu 11 hari untuk penjaringan pendaftaran, dan akan melakukan fit and propertest ditahapan selanjutnya, kenapa harus cepat, Karena nanti akan ada sosialisasi kepada partai dan masyarakat, jangan sampai ada kesan mendadak," Tukasnya.

Ditambahkan, Kata Poti yang juga anggota DPRD Riau ini menegaskan, pendaftaran tersebut bisa juga dilakukan langsung ke Pimpinan Cabang yang ada di kabupaten kota se-Riau dan tidak dipungut biaya.

"Tahapannya, DPC membuka secara resmi, dan di DPD juga bisa mendaftar, karena kami bertugas menerima dan memverifikasi, semua itu tanpa ada biaya." Ulasnya.

Meski begitu, dirinya menyebut, kader partai akan jadi prioritas selama mengikuti prosedur dan tahapan yang ditentukan oleh DPP PDIP.

"Sebagai Partai kader, sudah tentu Kaderlah yang menjadi prioritas, jika ada maka akan diterima. namun semua tetap melalui prosedur, setelah pendaftaran akan ada survai dari partai, dan hasil fit and propertest itulah yang menentukan dari tingkat DPP." pungkasnya.
 

 

 

Editor : FES
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :